Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Cinta Ustaz Tampan

Mengejar Cinta Ustaz Tampan

Tidak ada kerut di wajahnya setelah berdiskusi dengan Gatot. “Assalamu’alaikum,” ucap pria itu setelah mendorong pintu kaca. “W*’alaikum salam,” sahut Dian dan Syukria berbarengan. “Gimana, Kak?” “Hasilnya gimana, Mas?” Fajar melihat singkat ke arah Dian dengan seulas senyum ringan, kemudian berpindah kepada Syukria. “Hari Senin akan ada pertemuan dengan tim legal bahas masalah ini.”
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Kunikmati Suami Mendua

Kunikmati Suami Mendua

Mati Aku. "Hmmm saya kenal baik siapa suamimu. Karena dia teman lamaku. Kalau kau tak percaya, kau boleh tanyakan pada suamimu. Bahkan rumah yang kamu tempati sekarang milik suamimu bukan?. Apa kau mau jika ketahuan selingkuh kamu akan terusir dari rumah mewah itu?.bahkan Aku juga menyimpan nomor Ferdi suamimu lho Mbak Alwa yang terhormat. Atau aku juga bisa memberitahu hal ini pada keluarga suamimu. Aku punya banyak poto-poto mesra kalian. Mau lihat??"
9.5124.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
KUNJUNGAN MENANTU

KUNJUNGAN MENANTU

Lalu Adli menggunakan akun W-chat berteman dengan ibu Claudia, Nama ID W-chat ibu Claudia adalag Nama aslinya yaitu Bunga. Lalu dia mengirim Video Claudia dan Feli yang dia rekam kemarin saat mereka keluar dari Hotel, lalu meninggalkan pesan dan mengatakan kalau putrinya tidak normal. Dengat cepat Bunga bertanya siapa dirinya, tapi Aldi tidak membalasnya.
8.56.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

Tersenyum getir saat teringat cinta dalam diamnya tak kunjung terungkap dan kini yang tersisa hanya rasa kehilangan. "Sudah ketemu pa belum Mas? Udah ditungguin sama yang beli," ucap Faiz, menyembulkan kepala di pintu masuk gudang. "Bentar, bantuin dong?" Matanya meneliti kotak sepatu yang dari tadi ia cari.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

Sudah pasti versi bahagia cara setan yang jauh dari kata agama dan Tuhan. Tiga hari sudah berlalu dan Pak Bachtiar masih kalut dengan pikirannya sendiri. Cyntia yang katanya mau membantu juga sampai sekarang belum memberikan kabar baiknya. Sementara itu, Mbah Parjo juga tidak banyak membantu perihal menemukan korban tumbal tersebut. Sepertinya, kakek tua itu ingin menguji sampai dimana kemampuan dan kekuatan Pak Bachtiar saat ditawari hal mengerikan semacam itu.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Untungnya, suamiku merasa kasihan dan meminta ibu mertua untuk memanggilkan terapis laktasi. Namun yang tak kuduga, yang mengetuk pintu rumahku keesokan harinya adalah pria muda setinggi 185 cm. “Halo kak, namaku Jeff, seorang terapis laktasi.” Kok laki-laki? Melihat pria muda di depanku yang tampak ceria, ramah dan sepertinya beberapa tahun lebih muda dariku, tanpa sadar aku pun mengerutkan kening.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
KASIH UNTUK FAITH : KETIKA MILIARDER JATUH CINTA

KASIH UNTUK FAITH : KETIKA MILIARDER JATUH CINTA

Robin tetap saja ngotot. Sementara itu, Faith yang baru saja selesai meeting. Segera menghubungi ibunya yang sedang berada di rumah untuk menanyakan sesuatu. Mommy Rara "Halo, Faith. Apakah meeting itu telah selesai?" Faith "Sudah Mommy." Mommy Rara "Syukurlah kalau begitu. Mommy pikir meeting-nya bakalan lama." Faith "Iya, Mommy. Tapi ngomong-ngomong apakah Kasih sudah bersiap-siap? Aku menghubunginya dari tadi. Namun dia tidak mengangkat ponselnya."
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Air Mata Putri Tidak Untuk Pengkhianat

Air Mata Putri Tidak Untuk Pengkhianat

"Ya, ada cerita dibalik semuanya. Tahukah kau Evelina, dulu kita pernah bertemu." Mendengar hal itu sekali lagi Evelina tertegun."Tapi seingat saya, saya tidak pernah melihat anda Yang Mulia." "Ya, mari dengar ceritanya dan kau akan mengerti setelahnya Evelina."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

Mati-matian ia menahan air matanya yang mengalir deras seperti air bah. Nia tersenyum kecil dan memberi kode kecil pada dokter Widya. Sang dokter pun tanggap situasi. Ia meminta perawat segera memindahkan Nia ke ruang pemulihan. Meninggalkan Bayu yang belum puas menumpahkan tangisnya sendirian. ***
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Mertuaku Adalah Maut

Mertuaku Adalah Maut

"Sudah, jangan terlalu kalut. Kita bersama bisa menghadapi segalanya." Arga mengangguk lagi dan memeluk erat Hesti. Wanita itu benar-benar menjadi pendukungnya yang paling setia. Arga pun segera menghubungi Erika. "Er, bisa kita ketemu?" "Ok. Di cafe Y. Jam 10." "Ya." Arga pun menutup sambungan teleponnya. "Kamu temani aku ya." Hesti menggeleng pelan. "Kamu harus bertemu empat mata dengan Erika. Jangan ada aku. Nanti bisa-bisa Erika malah panas hati dan tidak berpikir jernih. Kamu pasti bisa menghadapinya dan bicara dengan baik-baik."
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status