Gairah Panas Atasan Mantan
Dari situ, Merry makin yakin bahwa ia berada di tempat yang tepat.
Namun, kebahagiaan pagi itu tiba-tiba berubah ketika Merry menghentikan langkahnya. Tangannya memegangi perut yang terasa nyeri. Wajahnya menegang, bibirnya sedikit bergetar. “Ma… kok perut Merry sakit banget, ya? Ini beda dari biasanya.”
Nayla segera menoleh, rasa cemas jelas tergambar di wajahnya. “Kita istirahat dulu, Sayang. Sakitnya parah banget, ya?”
Bab Populer