Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Pesona Duda Bar-bar

Terjerat Pesona Duda Bar-bar

batin Airin menjerit, merutuki dirinya sendiri yang bisa-bisanya sempat menikmati sentuhan itu. ​Nolan menghentikan candaannya. Ia meraba saku celananya dan mengeluarkan sesuatu. "Ini, jangan lupa setelah ini kamu langsung minum," ucapnya serius seraya menyodorkan satu tablet obat berbentuk kapsul ke telapak tangan Airin. ​"Apa ini, Tuan?" tanya Airin polos. Matanya menatap penasaran pada obat asing yang diberikan oleh pria itu.
597 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

Emir mencari tahu obat apa yang kini ada dalam genggamannya. Ternyata pil itu adalah obat pencegah kehamilan. Sudah ada tujuh tablet yang terbuka dari satu strip obat pencegah kehamilan tersebut. Kenapa sudah Farah minum sebanyak tujuh tablet? Berarti sebelum menikah, ia sudah terlebih dahulu mengonsumsi obat ini? Tega sekali.
9.9169.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

Dia datang ke kamar cuma membawa gelas panjang serta tiga jenis ob@t berbentuk tablet dan kaplet yang tak kutahu merk-nya. "Ini obat apa? Kamu nggak merac*niku kan?" tanyaku sebelum menelan. Aira mengulas senyum dan berkata, "Kalau mau merac*n aku nggak akan memanggilkan dokter. Cukup sian!d@." Tenggorokanku seketika susah menelan ludah. Benar juga. "Lagian itu dokter prakteknya di mana sih? Mahal banget. Apa tidak ada dokter yang lebih murah?"
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
Cinta Seorang Pengasuh

Cinta Seorang Pengasuh

jawabnya, setengah berbohong. Pasien itu tidak lain adalah Karina. Ia sangat tahu jika itu adalah obat keras yang tidak bisa diberikan secara sembarangan. Juna pun sangat tahu reaksi yang bisa ditimbulkan. Jika tidak cocok, maka akan membuat hati penderita rusak, bahkan gagal jantung. Juna menyodorkan kepada Karina enam tablet sekaligus. “Pastikan kamu meminum obat ini,” titah Juna.
1073.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Bukan Pria Buruk Rupa

Suami Penggantiku Bukan Pria Buruk Rupa

“Minum dulu, Kek. Di mana obatnya?” Darren bergegas membuka laci pertama dan menemukan satu botol kaca penuh dengan tablet berwarna putih. Dia mengambil satu butir dan memberikannya kepada Kakek William. Selang lima menit usai menenggak obat, nyeri di dada kiri Kakek William berangsur mereda. “Kamu masih ingat tempat menyimpannya, Darren?” “Ternyata Kakek yang tidak berubah.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
ME AND YOU

ME AND YOU

jelas Miura Diametri yang menyerahkan berapa tablet obat kepada Leila. "Jack yang meminta mu melakukannya?" tanya Leila dengan mata menyelidiknya. "Iya, ini obat dari rumah sakit. Tadi pagi dia membawamu berobat di sana, karena kau sakit kepala dan asam lambung tinggi. Jika tidak ingin meminumnya, kau harus jaga kesehatan. Masa cepat banget lupa dengan apa yang aku katakan," protes Miura Diametri dengan wajah cemberutnya.
1036.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
MADried Couple (Indonesia)

MADried Couple (Indonesia)

Di dalamnya terdapat sebuah tablet berwarna kuning, dan di botol satunya berisi sebuah kapsul berwarna merah. “Obat apaan nih?” Kara mengangkat botol obat itu sambil menelitinya, ia tak tau sama sekali tentang obat-obatan, apalagi yang namanya sulit sekali dieja seperti ini. Namun ia yakin jika itu adalah obat milik Dean karena ada stiker dari rumah sakit dimana ada nama Dean yang tertulis di baris nama pasien.
5.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
Dosa Dalam Pelukan Brondong

Dosa Dalam Pelukan Brondong

Ponsel. Ia sempat melirik laci kecil di sebelah tempat tidur. Di dalamnya, ada botol obat berlabel putih buram, tanpa nama. Ia buka tutupnya, menghitung cepat isinya. Hanya dua tablet tersisa. "Sh*t!" gumamnya pelan. Sakit di perut bawah yang kerap menyerang datang dalam bayangan. Rasanya seperti remasan dari dalam, tajam dan dalam.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
Cinta di Ranjang Jenderal

Cinta di Ranjang Jenderal

Perkataan Dokter Leniski seperti meledek mereka berdua, ditambah sikapnya yang hendak menutup pintu dari luar. “Kami sudah selesai, Dokter,” ucap Peter. Perempuan itu pun tertunduk malu dan kemudian Dokter Leniski duduk di depan mereka. “Ini obatmu, Nona. Tablet kuning dan putih diminum 3 kali sehari, sedangkan tablet putih di minum 2 kali sehari. Bila gejala demam ayahmu naik, kamu bisa memberikan tablet putih lagi,” ucap dokter itu menjelaskan resep obat.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
Kau Ambil Pacarku, Kunikahi Bosmu

Kau Ambil Pacarku, Kunikahi Bosmu

Nora menangkapnya dengan cepat—refleks, lebih karena kaget daripada siap. Aroma obat menyeruak keluar dari plastik itu. Nora membuka isinya, jari-jarinya menyentuh blister tablet yang belum pernah ia lihat sebelumnya. "Obat apa ini?" tanyanya hati-hati. "Minum saja!" balas Naren dingin, tanpa menoleh lagi. "Itu tidak akan membuatmu mati." sambungnya, lalu melangkah pergi, meninggalkan ruang tamu begitu saja.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai obat 1 tablet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status