Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bias Cinta

Bias Cinta

Dan Ranu akan mencoba membuka kesempatan itu malam ini juga. “Batukku sudah agak reda,” ujar Altaf reflek berdehem untuk melegakan tenggorokannya, “tinggal serak-serak dikit. Atau, kita mampir ke apotik dan beli obat yang sama. Aku nggak enak kalau minta tolong sama mama.” “Kalau gitu cari apotik dulu.” “Oke.”
10113.3K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as obat angin duduk di apotik
Show Reviews (40)
Read
+Library
Aurora Aurora
Asli kocak karakter Cinta sama Dinda, wajar ya Cinta begitu, ceplas ceplos, 11, 12 sama Dinda ... Tapi sayang BANGET, berharap Dinda bisa jadian sama Althaf... hiks.. hiks.... kenapa malah Althaf tetep sama Ranu...
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
KELAKUAN SUAMI DAN SAHABATKU

KELAKUAN SUAMI DAN SAHABATKU

Sedangkan aku turun dari pembaringan lalu mengambil minyak angin yang ada di dalam nakas. Aku kembali ke atas tempat tidur. Lalu sedikit menying-kap pakaiannya agar bisa mengoleskan minyak angin pada punggungnya. Aku pun mengoleskan minyak angin pada punggungnya, Lalu memijit-mijit punggungnya itu. "Aku harus minum obat apa ya biar cepat sembuh ? Aku gak kuat banget sama pusingnya." tanyanya.
1053.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as obat angin duduk di apotik
Read
+Library
Hantaran Diminta Kembali

Hantaran Diminta Kembali

Lila memutuskan masuk ke bangunan apotik yang tampak tak jauh di depannya. Lila menghempaskan tubuh di kursi kayu di apotik itu. Ia merasa sedikit pening dan pendangannya sedikit berkunang-kunang. Badannya terasa lelah, tak seperti biasanya. Lila memutuskan untuk beristirahat sebentar di apotik itu, serta mengamati kegiatan yang terjadi di sana. Lila mengusap hidungnya kasar. Rasanya bau obat membuatnya menjadi mual dan makin pusing.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 546 Times as obat angin duduk di apotik
Read
+Library
The Princess Troublemaker

The Princess Troublemaker

UDARA hangat menyelinap masuk melewati jendela yang terbuka setengah. Angin sepoi-sepoi juga tidak mau ketinggalan lantai ketinggian tiga meter dari tanah. Mentari tampaknya ingin sekali menyaingi eksistensi aroma obat-obatan samar dari ruangan seluas lima kali enam meter tersebut. Di kelilingan dinding putih dan satu lemari besar berisi beragam jenis obat. Mulai dari obat cair, tablet mau pun kapsul. Kabar baiknya, berkat salah satu penguasa sekolah yang sedang terbaring tidak sadarkan diri, orang-orang yang sempat menjadikan UKS sebagai tempat bolos lantas dengan cepat mengganti tempat perlarian. Yah, daripada tetap memaksakan diri dan berakhir menjadi samsak hidup manusia monster itu? Men
101.6K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as obat angin duduk di apotik
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Udara yang tadi dingin kini terasa menyesakkan, menekan dadanya hingga ia sulit bernapas. Ia menggenggam ujung jaketnya, erat sekali, seakan dengan begitu ia bisa menahan dirinya agar tidak runtuh di tempat. Lututnya lemas, hampir saja ia jatuh berlutut di aspal yang masih basah. Namun ia bertahan, walau tubuhnya berguncang.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as obat angin duduk di apotik
Read
+Library
Sang Penggoda Bayaran

Sang Penggoda Bayaran

Membuatnya segera berdeham-deham untuk meluruhkan gugup. "Sudah," angguk Darius yang selesai memasang sabuk pengaman. Lalu meletakan sesuatu di pangkuan Laura. "Selain obat sakit kepala, ada juga obat batuk, pilek, maag, mual, koyo, minyak kayu putih, dan plester demam. Siapa tau kamu belum punya stok obat di apartemen karena baru pindahan." Kedua mata Laura membulat mendengar penuturan panjang Darius. Dan tak menyangka pria itu membelikannya obat sebanyak itu.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as obat angin duduk di apotik
Read
+Library
White Love

White Love

"Nggak usah, Bu. Tadi udah beli obat di apotik. " "Ya sudah, istirahatlah. " Ibu menutup pintu pelan. Netranya terlihat sayu seolah menyimpan duka yang mendalam. Kantuk ini seolah tidak tertahan lagi. Mungkin karena pengaruh obat yang kuminum tadi. ***
106.4K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as obat angin duduk di apotik
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Tidak terlihat juga dia mencoba mendekatiku, yang ada dia cenderung menjauh. "Duduk dulu. Aku ambilkan air minum biar kamu bisa minum obat ini. Sakit kepalanya bagaimana, masih?" Aku mengalihkan perhatiannya dari membahas Medina. Kuberikan padanya bungkusan obat yang baru saja kubeli dari apotik. "Masih. Iya, terima kasih." Sebelum pergi menuju dapur, Aurel terlihat masih memijat keningnya. Kuhela napas berat melihatnya.
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 901 Times as obat angin duduk di apotik
Read
+Library
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Nyonya Yao berkata, "Aku tadinya akan membeli beberapa obat untuk membersihkan paru-paru dan meredakan batuk, tetapi orang di apotek memberitahuku bahwa obat-obatan umum Tiongkok seperti daun murbei, forsythia, honeysuckle, dan banlangen sudah habis. Mereka sudah beberapa hari tidak mendapatkan stok. Aku pergi ke beberapa apotek dan menanyakannya, dan keadaannya semua sama, menurutku ini agak aneh. Kamu harus pulang dan memberi tahu Putri Mahkota, suruh seseorang untuk dapat menyelidiki apa yang terjadi.”
9.85.3M viewsCompletedAdded to Library 137.3K Times as obat angin duduk di apotik
Show Reviews (2060)
Read
+Library
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Read All Reviews
Cinta Terlarang Sang Mafia

Cinta Terlarang Sang Mafia

Isabella berjalan pelan ke apotek terdekat, menahan rasa mual yang datang lagi. Sesampainya di apotek, Isabella masuk sambil menutup mulutnya. Di saat yang sama, seorang pria tinggi dengan jaket hitam sedang berbicara dengan apoteker, berdiri di sebelahnya. Pria itu memakai tudung jaketnya sehingga Isabella tidak dapat melihat dengan jelas rupa pria tersebut. “Obat untuk asma dan vitamin untuk orang tua, tolong yang dosisnya ringan,” kata pria itu.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as obat angin duduk di apotik
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status