Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Jendral Tapi Pangeran

Bukan Jendral Tapi Pangeran

tanya Samir melirik penuh permusuhan pada Ibram. “Tidak, tidak sama sekali. Lagipula itu bukan lagu puja, tapi lagu romansa yang dinyanyikan oleh penyanyi di kelompok Pertunjukan Putri Angin. Aku sangat menyukai arti dari lirik lagunya,” ungkap Ahana sambil meraih piring yang sudah digunakan Ibram dan Samir pada pelayan. Samir mengangguk-angguk dan Ibram sudah memutuskan untuk mencari tahu kelompok itu siang ini juga. “Memangnya, lirik mana yang paling kau sukai, Kakak Ipar?" tanya Samir.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as oh ibu lirik
Read
+Library
Ibu Mertua, Lihat Aku Sekarang

Ibu Mertua, Lihat Aku Sekarang

mertuaku menyanyi lirik lagu dengan menatap diriku. "Lain kali jangan keseringan nyuruh-nyuruh suami. Dia tu capek kerja, nyari duit kamu kan enak dirumah aja ga kerja. jangan ditampakkan banget malasnya. Pakai acara ngambil nasi aja nyuruh laki." ibu mertua menyeramahi aku di depan Vika dan Dea. Aku tetap berdiam, sambil sibuk mengambil nasi. Tapi saat ku dapati semua lauk pauk sudah habis.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as oh ibu lirik
Read
+Library
Sentuhan Panas Bos Suamiku

Sentuhan Panas Bos Suamiku

"Ibu membelinya dalam perjalanan ke sini tadi, tapi ayo coba diperiksa, Lira." "Ibu, aku tegang sekali. Bagaimana kalau aku tidak hamil?" "Ck, dari ceritamu tadi, Ibu yakin kau pasti hamil, Lira! Gejalanya persis seperti ibu hamil pada umumnya, jadi ayo coba diperiksa."
9.9249.1K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as oh ibu lirik
Read
+Library
AKU, KAU, & SELINGKUHANMU

AKU, KAU, & SELINGKUHANMU

“IBU!” “Kalau kamu mau menemani Abrar, temui di di UGD, jangan buat keributan di sini.” Suara Ibu terdengar sedingin bongkahan es. Lalu ia kembali duduk di kursinya, beberapa kursi jauhnya dari tempatku berdiri. Lina yang sedikit lebih peka, menarik lengan gadis itu. “Ayo kita pergi,” ujar Lina, mungkin menyadari itu bukan waktu yang tepat untuk menjilat siapa pun dan menjual air mata.
9.6151.2K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as oh ibu lirik
Read
+Library
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Tapi kenyataannya, ia sering menjadi sumber luka. “Tah, kok bengong? Orang tua datang bukannya disambut, malah bengong di depan pintu. Kenapa? Pusing mikirin hidup miskin?” cibir Ibu dengan nada tajam. Ucapan itu seperti pedang yang menusuk hati. Aku tersentak, tapi berusaha menahan diri. “Masuk, Bu!” ucapku pelan, mencoba mempersilakannya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as oh ibu lirik
Read
+Library
Menjadi Ibu Untuk Anakku

Menjadi Ibu Untuk Anakku

Lalu biaya rumah sakit ibunya? Jelita menelan ludahnya. Mengingat wajah ibunya demi meredakan kemarahan yang hendak meluap. Wanita itu mati-matian memaksa sebuah senyuman di wajahnya dan menggelengkan kepala. “Baguslah,” komentar Nicholas. Berjalan ke samping bath up dan menyandarkan kruknya di dinding sambil berkata, “Hanya orang-orang yang berpikiran sempit yang suka tersinggung ketika ditegur.”
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as oh ibu lirik
Read
+Library
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

lirih Ibu. "Tante Mama tenang aja. Via ke sana sama saya, kan? Jadi, saya pastikan Via akan kembali tanpa ada luka sedikit pun. Termasuk luka hati," balas Jo seraya memasukkan ponselnya ke dalam saku celana. "Ya sudah lah, kalau ini mau kalian. Ibu gak bisa memaksakan kehendak. Tapi, ingat! Kalia berdua hati-hati, ya!" pesan Ibu pada kami.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as oh ibu lirik
Read
+Library
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

“Kalau umpama saya request satu atau dua lagu tanpa gitar bisa gak, Bang? Saya ingin mendengar suara Abang.” “Pasti bisa, Bang. Memangnya Abang mau request lagu apa?” “Waktu kecil saya sering mendengar lagu Ibu dari Iwan Fals dan lagu Antara Hitam dan Putih dari Helen Sparingga. Keduanya lagu lama sih memang. Abang bisa?” “Oh bisa, Bang. Kebetulan lagu Ibu itu lagu yang sering saya bawakan. Kalau lagu Antara Hitam dan Putih jarang saya bawakan, tapi bisa. Abang mau lagu yang mana dulu.”
771 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as oh ibu lirik
Read
+Library
Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

"Tidak apa-apa, Bu. Aku tahu." "Aku tidak pernah membencimu. Aku hanya membenci diriku sendiri karena tidak bisa menjadi ibu yang baik bagimu." "Tapi sekarang Ibu di sini." "Iya. Sekarang aku di sini." Isabella menyuapiku lagi. Aku makan. "Bu." "Apa." "Aku iri padamu." Isabella mengedip. "Iri? Kenapa?" "Ibu cantik, Ibu kurus, dan Ibu tidak seperti aku."
107.2K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as oh ibu lirik
Read
+Library
Rahasia Ibu Mertuaku

Rahasia Ibu Mertuaku

sahut ibu, melirik ke arahku. Dalam keadaan seperti ini harusnya aku merasa senang mendengar kata-kata ibu mertuaku. Tapi kali ini tidak. Karena berita buruk yang beredar, aku jadi was-was sendiri. Apalagi mendengar cara bicara ibu yang lembut tapi mengerikan. Suara ibu tak ubahnya seperti suara seorang psikopat yang sedang bicara dengan targetnya. "Kamu hamil Na? Boleh Ibu pegang perut kamu?" tanya ibu, suara kecapan air liurnya terdengar samar.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 402 Times as oh ibu lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status