Tamparan Sang Kakak
Dia tampak seperti seluruh tenaganya telah dicabut, duduk terpuruk di lantai dengan tatapan kosong, benar-benar terbengong.
Sekelompok orang yang disebut ‘teman’ di sekitarnya, kini menatapnya dengan pandangan yang berubah dari sekadar menonton drama menjadi penghinaan yang terang-terangan.
Seorang anak haram yang diusir dari rumah sudah tak pantas mereka sebut teman lagi.
Aku berbalik, bersiap meninggalkan tempat yang menjijikkan ini.
“Kak!”
Tiba-tiba, Oscar bangkit dari lantai, berlari ke arahku dan mencengkeram lenganku.
Bab Populer