BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA
Mulutku tanpa sadar mengecimus muak seakan sedang berhadapan dengan setan berbulu kelinci itu.
“Nggak ngerti apa-apa, katamu? Masa bodoh ya, Mas! Persetan kamu sama Adiba mau ngapain. Mau pegangan tangan, kek. Mau tidur bareng, kek. Mau ciuman di mobil, kek. Tapi tolong, ya! Pacaran itu modal dikit, dong! Jangan asal pakai baju orang segala. Selain miskin akhlak dan moral, ternyata kamu ini miskin betulan ya, Mas!”
Hot Chapters