Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

"...bahkan Justin masih bisa marah." Sunyi. Lalu sangat pelan... ia berkata: "...gue cuma kosong." Kalimat itu menggantung di udara malam. Jagatra memperhatikannya beberapa detik. Kemudian berkata rendah: "Kosong bukan berarti hilang." Rafka tertawa kecil. "Terdengar kayak nasihat tabib tua." "Tapi benar." Sunyi kembali turun. Rafka memejamkan mata perlahan.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as otak kosong
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

"Dalam arsip kami yang paling kuno, ada catatan tentang fenomena serupa. Disebut 'Kekosongan yang Menggerogoti'. Catatan mengatakan ia tidak dapat dihancurkan, karena ia adalah ketiadaan yang aktif. Tapi... ia bisa dibungkus. Dibatasi. Dikurung dalam sebuah wadah dari realitas yang dikompensasi dan distabilkan secara sempurna." "Angin" dari Para Penenun juga menyumbangkan persepsinya. "Ia lapar akan makna. Bukan untuk dimiliki, tapi untuk dihilangkan. Dalam filosofi kami, ini adalah penderitaan tertinggi—sebuah keinginan untuk bukan-ada yang begitu kuat sehingga mulai memakan keberadaan itu sendiri. Mungkin... memberinya 'makna kosong' yang telah dipersiapkan bisa mengelabui atau memuaskan l
101.4K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as otak kosong
Read
+Library
Kami Tanpa Kamu

Kami Tanpa Kamu

"Nggak tabrakan kok tenang aja, di Jepang pagi dan di Hongkong keesokan harinya dan itu malam hari." Setelah selesai rapat di Jepang, Yuno bisa langsung terbang ke Hongkong. Sudah Rizal perkiraan dan urus. "Kamu lagi ngapain sih, Bang. Senyam senyum kayak orang gila. Lagi nonton bokep ya?" "Mulutmu kaya cor-coran aspal! Mana ada. Sejak bulan ramadhan aku udah tobat." "Halah, tobat bulan ramadhan nanti juga nonton lagi."
10117.3K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as otak kosong
Read
+Library
Dikira Suami Pengangguran, Ternyata ...

Dikira Suami Pengangguran, Ternyata ...

DIKIRA SUAMI PENGANGGURAN Bab 69 🍀🍀🍀 "Apa? Abang nih ngomong apa?" Aku terkejut bukan main. "Uangnya gak ada soalnya Yun," katanya lagi seraya menunjukan tas yang isinya memang sudah kosong melompong itu.
9.7136.6K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as otak kosong
Read
+Library
Bersama Tanpa Terpaksa

Bersama Tanpa Terpaksa

Saat ini Keenan dan teman-temannya sedang mendiskusikan persoalan markas 4k2 Nostra yang belum ada kabar. Keenan menghentikan obrolan mereka dan menyuruh Vanela masuk. "Tahu dari mana Om ada di sini?" Bukannya menjawab, Vanela malah menanyakan hal lain. "Bikin apa Om di sini?" Vanela menatap satu persatu orang-orang di sana. Ketika matanya menangkap seseorang yang sedang memainkan ponsel, Vanela langsung mendekati orang itu.
4.2K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as otak kosong
Read
+Library
Kandungan yang Tak Diinginkan

Kandungan yang Tak Diinginkan

Keenan menarik napas lagi, sedangkan Zio terlihat binggung karena tidak tahu apa-apa. Perlahan tapi pasti, surat itu sudah dikeluarkan dari tempatnya, dengan teliti Keenan membaca perlahan setiap hurufnya. Raut wajahnya kini menjadi sangat dingin, terlihat Keenan yang menghela nafas kasar, kemudian dengan marah dia merobek kertas itu. "Tidak, ini tidak mungkin." Ini seperti mimpi buruk baginya, hasil mengatakan jika kesuburan Keenan benar benar 0% yang dimana dia dinyatakan mandul 100% tidak akan bisa mempunyai Anak.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as otak kosong
Read
+Library
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

"Ara... Apa kamu di dalam?" Tidak ada jawaban. Motaz mendobrak pintu yang sebenarnya tidak dikunci oleh pemiliknya itu hingga ia hampir tersungkur. Dan kamar itu kosong. "Apa dia sudah berangkat? Apa mungkin ada panggilan darurat?" Pikir Motaz menerka-nerka sendiri. Mengecek ponselnya. Tidak ada pesan yang masuk. Mutiara tidak memberi kabar padanya sedikitpun.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as otak kosong
Read
+Library
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Kilas Balik 10 Tahun yang Lalu Tora mengaduk-aduk mangkuk serealnya dengan tak bersemangat. Hampa. Mungkin itu adalah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaannya saat ini. Ia merasa begitu kosong. Tak utuh. Seperti ada kepingan yang hilang. Kepingan yang memang sengaja ia hilangkan. Kepingan itu sejatinya berarti untuk membuatnya utuh, namun dengan bodohnya ia malah membuangnya. Ia tanpa ragu membuang berlian dan menyimpan batu karang.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as otak kosong
Read
+Library
Anak Rahasia Sang Alpha

Anak Rahasia Sang Alpha

Otot di rahangnya mengeras samar saat instingnya mulai menangkap ada sesuatu yang tidak beres. Tidak ada suara langkah kaki, tidak ada pergeseran udara yang mencurigakan sama sekali. Namun, justru karena keheningan itulah instingnya menegang. Markas utama tidak pernah benar-benar kosong. Selalu ada pergerakan, selalu ada embusan napas yang bisa ia tangkap, sekecil apa pun itu. Tapi sekarang, segalanya terasa hampa. Tatapannya bergerak perlahan ke langit-langit lorong. "Kalau semua terasa kosong, berarti seseorang sedang berusaha membuatnya terlihat kosong."
107.3K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as otak kosong
Read
+Library
Tanpa Status

Tanpa Status

Nico merasa sangat lelah, selain harus melupakan mantan kekasihnya ia juga harus memikirkan bagaimana proyek bersama Jessica tetap berjalan. Nico menyandarkan punggungnya di kursi kerjanya sambil menutup matanya. Ia memilih istirahat sebentar dan benar saja, wajah Nerra langsung muncul di kepalanya. Tiba-tiba ia mendengar suara sesuatu. ia membuka matanya dan secangkir kopi sudah ada di atas mejanya, ia lalu melihat ke arah depan, melihat sosok yang sudah membuatkannya secangkir kopi hitam yang wangi.
103.1K viewsOn holdAdded to Library 99 Times as otak kosong
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status