Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

kataku seraya beranjak ke dapur mengambil minum. "Subur, tolong kami sekali lagi, hutang sewa teratak waktu pesta itu belum dibayar, sudah berulang kali datang orang itu nagih," kata Kakak ketika aku menghidangkan minuman. Aku lemas, kukira kakak datang mau bayar hutang, ternyata mau minjam lagi. "Maaf, Kak, kali ini kami tak punya uang lagi, sudah habis, tinggal tunggu tanggal muda gajian," kata suami.
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Kita Tidak Berjodoh

Kita Tidak Berjodoh

Gimana? Arya mengetuk-ngetukan jari di atas meja kerjanya. Adrenalinnya terpacu oleh tantangan temannya tersebut. Dia tersenyum sinis kala membaca pesan berisi tantangan tersebut. Sebagai seorang Casanova yang tersohor di kalangan pengusaha muda, tidak mungkin dia menolak taruhan tersebut. [Oke, deal. Tapi gimana gue buktiinnya kalau elonya aja ada di Jerman nanti?]
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Pewaris Langit Ketujuh

Pewaris Langit Ketujuh

Ia terbatuk, matanya mencari tanda-tanda kehidupan. Tak ada. Tidak ada langit berwarna emas. Tidak ada arus energi yang biasa menari di udara. Bahkan langitnya… kosong. Hanya abu-abu yang membentang sejauh mata memandang, tanpa matahari, tanpa bulan, tanpa bintang. Gohan mencoba menarik napas dalam-dalam, namun dadanya terasa sesak. “Ini… bukan Dunia Langit Ketujuh,” gumamnya pelan, suaranya terdengar mati di udara.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Kara membaca gulungan itu, lalu menggeleng pelan. “Simbol keempat bukan sistem. Bukan hukum. Ia… ruang kosong. Kau tidak bisa menata kekosongan.” Valen tampak tidak puas. “Tapi kalau kita tak beri tempat, dunia bisa bingung.” Kara menatapnya dalam. “Atau… dunia bisa mulai belajar menata dirinya sendiri, tanpa selalu menunggu izin dari kita.” ---
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Semuanya terasa kosong. Aoka akhirnya memecah keheningan. “Aku tidak menyukai tempat ini.” Itachi menoleh. “Kenapa?” “Karena aku tidak merasakan apa pun,” jawab Aoka. “Bahkan elemen esku terasa diam.” Fenrir berhenti melayang dan berbalik menghadap mereka. “Itulah sifat kehampaan. Ia tidak menolak. Tidak menerima. Tidak mempengaruhi. Ia hanya… ada.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Tak Ada Obat Penyesalan

Tak Ada Obat Penyesalan

Para penonton menunggu untuk melihat lelucon. Tiba-tiba terdengar langkah kaki dari dalam rumah, sekretaris Kakek Sumito keluar, “Apa yang kalian perdebatkan di sini? Ini hari festival kue bulan, ingin membuat kakek tidak senang, ya?” Ada satu orang yang mengikutinya di belakang. Itu adalah Jeremy, anak keenam dari Keluarga Anderson. Dia tidak perlu didorong hari ini. Dia datang mengenakan setelan dan terlihat jauh lebih baik.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

Keluh Dimas. “Makanya, punya mulut iru dijaga. Ngomong kok nggak ada saringannya.” ***
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Satu klik naik seribu tingkat

Satu klik naik seribu tingkat

Melainkan kekosongan kecil, seperti kata dalam kalimat yang tiba-tiba lenyap tanpa merusak struktur kalimat itu sendiri. Lin Yuan mencoba mengingat wajah seorang murid luar yang pernah ia selamatkan. Ia tahu ia pernah melakukannya. Namun wajah itu… kosong. Harga itu datang tanpa suara. Tapi ia tidak berhenti. Tinggal dua langkah tersisa. Ambang ruang mulai bergetar. Bukan menolak. Namun belum menerimanya. Lin Yuan menyadari sesuatu yang baru.
655 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Gadis Klepto : Mencuri Hati Suami

Gadis Klepto : Mencuri Hati Suami

Nasib baik juga tangga kokoh ini siaga, jika tidak, tak bisa mengelap bersih lembar pisang-pisangan ini hingga ke pucuk daunnya. Aku merasa menderita phobia perut kosong. Hingga berkeringat dingin dan gemetar saat lapar tak mampu lagi kutahan. Sah, kegiatan elus elap ini harus jeda sejenak. Masa bodo dengan aturan dari Idris dan juga cctv.
10919 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status