Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Gangguan eksternal…” Ia berkata. Sunyi. Retakan itu melebar. Tidak cepat. Namun pasti. Dan dari dalamnya— tidak keluar energi gelap. Tidak juga cahaya. Namun sesuatu yang… kosong. Tidak memiliki bentuk. Tidak memiliki arah. Namun— menarik. Seperti lubang— yang tidak hanya menyerap— namun juga… menghapus. Pelangi menahan napas.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Saat memujiku, senyumannya selalu hangat. Aku meliriknya, bertemu dengan matanya yang dalam. Jantungku berdebar kencang. Setelah minum satu gelas, aku tidak ingat apa-apa. Saat sadar, semuanya sudah kacau. Orang tuaku melompat dari atap. Penagih utang datang ke rumah. Kakakku menelepon dengan putus asa. "Karen, cepat pulang. Ada masalah di rumah ...."
10.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Ibu Kost yang menggoda

Ibu Kost yang menggoda

Ravika terjatuh tanpa gravitasi, tanpa arah, tanpa janji kalau akhir dari jatuh itu bakal landai. Ruang kosong di sekelilingnya bukan hitam—lebih ke warna abu-abu yang kesepian, seperti tinta yang lupa tujuan mau menggambar apa. Lalu jatuh itu… berhenti. Secara mendadak. Tanpa permisi. Kayak loading screen yang skip sendiri.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Tebasan ini bukan serangan fisik, melainkan penghapusan keberadaan melalui Hukum Kekosongan. [Sistem: Peringatan! Serangan 'Pedang Penghapus Keberadaan' terdeteksi. Hukum Kekosongan tingkat puncak. Rekomendasi: Gunakan 'Sisik Naga Pelindung Takdir' dan balas dengan 'Cengkeraman Kehancuran Abadi'.]
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

Tidak ada distraksi. Tidak ada kebutuhan untuk mengisi waktu. Ia hanya duduk. Bernapas. Hadir. Dan di tengah keheningan itu, ia menyadari sesuatu yang sederhana namun dalam: Ia tidak lagi takut pada ruang kosong. Karena kini, ia tahu bagaimana mengisinya— bukan dengan kesibukan, tetapi dengan kesadaran. Hari demi hari terus berjalan.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Tetanggaku yang Menggoda

Tetanggaku yang Menggoda

Sekarang tidak ada orang yang bisa meredakan hasratku yang terpendam lagi. Aku pun menghabiskan hari tanpa kegiatan apa-apa, lalu mandi air panas pada malam harinya. Fungsi tubuhku sudah agak pulih. Alatku mulai tegang lagi. Beberapa hari ini, Luna selalu menungguku di ranjang. Sekarang begitu melihat ranjang yang kosong, hatiku pun merasa hampa. Aku berbaring di tempat tidur, suasana hati agak muram.
63.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN GAJI SUAMI PADA IBUNYA

KUKEMBALIKAN GAJI SUAMI PADA IBUNYA

Pura-pura tak tahu. "Apaan? Nggak nongol-nongol. Jangan-jangan nggak ada isinya ini. Ngeprank ya?" tuduh Fano lagi sambil bersungut-sungut kesal. "Tahu nih, Fan. Kosong kayaknya," balasku ikut mengompori. Dari tadi isinya cuma kardus dan kertas, bahkan sampai kardus terkecil.
10114.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Sera terkapar, memegangi lengannya yang hangus dan berasap. Raka tidak membuang sedetik pun. Ia menerjang maju ke meja konsol. Di tengah panel kontrol, terdapat sebuah slot silinder kosong yang dikelilingi ukiran matahari retak. Ukurannya pas dengan tabung kaca di tangannya.
10979 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

Tanpa menunggu jawaban, Kirana melangkah pergi. Villa terasa sepi sore itu. Rakha duduk di balkon, menatap langit yang berubah jingga. Di tangan kanannya, secangkir kopi yang sudah dingin. Aruna berdiri di ambang pintu, lalu duduk di sampingnya. “Kamu mau bicara?” tanya Aruna pelan. “Entah. Aku cuma... hampa.” Rakha menatap jauh. “Aku merasa seperti kehilangan sesuatu yang bahkan belum sempat benar-benar kupeluk.”
990 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai otak kosong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status