Pawang Cinta Ternyata Jodoh
“Kemarin kita pindah restoran aja. Trus, di sana dia nanya, bisa nggak bantuin dia.”
“Ngapain?”
Seketika Kalina kembali merebahkan badannya denga kasar di kasur.
“Jadi pacar bohongannya dia,” jawabnya dengan nada kesal.
“Lo nggak bohong, kan?”
“Yang benar aja gue bikin kebohongan yang menyakitkan ini. Sumpah ... rasanya nyesek banget, tahu, nggak. Tapi lagi-lagi gue mikir, nggak dapat aslinya, jadi pacar bohongan sesaat pun juga udah syukur,” jelasnya.
Hot Chapters