Bias Cinta
Namun, pikirannya saat ini dipenuhi dengan banyak hal.
“Kepalaku sakit mikirin ini semua,” sambung Ciara terus menatap Briana yang terlihat lebih kurus, “harusnya, Mama nggak usah berbuat sampai sejauh ini.”
Brian melirik putrinya yang melempar protes. “Kamu pikir, Mama ngelakuin semua ini untuk siapa? Untuk kamu! Kalau Cinta nggak ada, kamu bisa kembali dengan Bias! Ngerti kamu sampai sini!”