DIA AYAHKU
Sesekali tangan kami bersentuhan, hingga menimbulkan debaran yang membuat kami saling menoleh dan tersenyum.
Ada beberapa pasangan suami istri atau hanya berpacaran yang jalan sambil bergandengan tangan. Paman sesekali menoleh ke arahku. menggerak-gerakkan tangan kirinya seperti ayunan. Lagi-lagi tangan itu kembali menyentuh telapak tanganku. Entah sengaja atau hanya karena gerakannya.
Aku kembali menoleh dengan senyum, saat dia terlihat salah tingkah. Bukan tak mengerti apa maksudnya. Tapi, mestikah harus sampai mencari alasan seperti itu? Kalau mau pegang, ya pegang saja.