Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

"Bismillahirrahmanirrahim. Semoga habis semua ya, Ma?" "Amin …," jawab Mamanya. Setelah rumah mereka terjual, Kirana mengirimkan sebagian uangnya kepada Ronald untuk mengganti biaya rumah sakit ayahnya. Dia tidak mau berhutang. Sisanya, mereka belikan sebuah rumah sederhana untuk mereka tinggali dan modal membuka usaha.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as pagar rumah simple
Read
+Library
Dikira Pengangguran Ternyata Hartawan

Dikira Pengangguran Ternyata Hartawan

tukas Baskoro. "Pak, Mas Surya belum lama ini beli rumah biar besok setelah kami nikah bisa tinggal di rumah sendiri. Uang tabungannya dipakai untuk uang muka. Terus sekarang setiap bulan gajinya dipotong untuk bayar cicilan. Jadi sisa uangnya cuma cukup untuk biaya hidup sehari-hari," jelas Vita. Baskoro mendesah. "Jadi, Surya sama sekali tidak punya uang?"
1048.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pagar rumah simple
Read
+Library
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

‘Aku mau bilang bahwa pendapatan kedaiku dalam 10 hari bisa mencapai 600 juta rupiah, tapi aku tidak tega merusak mimpinya itu …” batin Ian. “Oh ya Ian, kamu pasti tahu kan harga rumah di Surabaya? Aku sudah bekerja selama tiga tahun, dan baru saja aku bisa mengumpulkan uang untuk membayar uang muka pembelian rumah di Perumahan Pondok Chandra, perbatasan antara Surabaya dan Sidoarjo. Itupun aku hanya sanggup membeli rumah berukuran 200 meter persegi saja.” Guntur menghela nafas. “Aku tidak tahu kapan bisa membeli rumah di Surabaya Pusat. Harganya benar-benar mahal hingga aku tidak berani membayangkannya,” lanjutnya seraya menggelengkan kepalanya sedih.
1042.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as pagar rumah simple
Read
+Library
MENANTU TANPA RESTU

MENANTU TANPA RESTU

Rumahnya sederhana dinding bata belum diplester, lantai semen, dan atap seng yang bocor di beberapa bagian. Pemilik rumah, seorang bapak tua bernama Pak Warto, menyambut mereka dengan ramah. "Kalau mau, langsung tempati saja. Nggak usah DP. Bayar bulan depan juga boleh. Saya tahu keadaan orang baru pindah itu pasti susah."
497 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as pagar rumah simple
Read
+Library
 Direndahkan Mertua

Direndahkan Mertua

“Oh Ya?” “Dan sekarang udah lunas, sisa dikit.” “Serius? Kok aku nggak tahu?” “Sengaja aku huni kalau udah lunas dan dulu malah harganya sekitar dua kali lipat dari itu. Bahkan lebih. Mbak kan tahu sendiri, daerah kita UMR berapa sih. Jadi rumah rumah di sini ya gak mahal mahal banget. Jadi, ambil aja ya, Mbak? Soalnya udah aku booking karena bersebelahan dengan rumahku. Niatnya aku bayarkan itu buat jadikan satu rumah gede. Nyatanya, aku pusing kalau harus cicil sendiri. Bantu ya, Mbak? Please, beli di sana.”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as pagar rumah simple
Read
+Library
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

Dindingnya bata merah, atapnya beton ringan, lantainya sudah full keramik, air dan listrik juga sudah siap. “Kalau pembayaran bisa cash atau cicilan, Mbak”, jelas marketing itu lagi. “Untuk DP minimal segini, nanti sisanya bisa dicicil per bulan.” Miranti mendengarkan dengan serius. Harga rumah itu juga ternyata masih cukup masuk akal. Tidak murah, tapi masih sesuai harga pasaran dan jauh lebih baik daripada harus terus tinggal di kost sempit. Apalagi nanti Hazel akan semakin sulit kalau tetap tinggal di sana. Setelah itu, marketing tadi mengajak Miranti berkeliling ke cluster rumah yang masih kosong.
553 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as pagar rumah simple
Read
+Library
Membungkam Mertua Dengan Penghasilanku

Membungkam Mertua Dengan Penghasilanku

Aku harus segera mendapatkan rumah baru dan menghuninya. Arif mengabarkan ada rumah yang bisa aku huni. Ia mengirim gambar kondisi rumah itu dengan design minimalis modern. Di sertai harga, walau cukup fantastis bagi kantongku, tapi aku bisa membayar dp dan mencicil setiap bulan. Aku membalas pesab Arif. Dan setuju dengan rumah itu, siang ini juga aku akan mengajak Mega pindah. "Kalian akan membeli rumah?"
10165.9K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as pagar rumah simple
Read
+Library
MENYESAL SETELAH MENYIA-NYIAKAN ANAK DAN ISTRI

MENYESAL SETELAH MENYIA-NYIAKAN ANAK DAN ISTRI

Meskipun ia sudah sering mendengar sifat tidak enakan dari istrinya ini, tapi ia juga bersyukur memiliki sosok istri yang sederhana seperti Andin. "Mas bisa juga kok tinggal dirumah yang lebih sederhana dari ini. Tapi sebagai suami Mas ingin memberikan yang terbaik untuk kamu dan anak-anak kita. " "Mas bayar ini pakai uang tabungan Mas yang sudah jauh-jauh hari memang Mas rencanakan untuk beli rumah, Jika Mas sudah menikah. Jadi Mas juga menganggap ini salah satu goal Mas dalam mewujudkan impian Mas. Jadi Mas seneng, dan enggak merasa terbebani. Kamu tenang aja ya, Dek." tukas Hendra.
13.9K viewsOngoingAdded to Library 431 Times as pagar rumah simple
Read
+Library
Rahasia Kepergian Istriku

Rahasia Kepergian Istriku

“Kalau memang kalian bahagia dengan itu, nggak masalah. Papa akan dukung. Kakak-adik tinggal di satu komplek perumahan, bertetangga, Papa rasa itu bagus.” Jadi dengan cengirannya, Gia bertanya kepada sang suami. “Jadi, ada nggak duitnya buat beli rumah? Paling enggak kalau di sini kayaknya ada lah 10M keatas.” Membuat Heydar berdecak. “Papa bisa bantu kalau kalian mau.”
109.2K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as pagar rumah simple
Read
+Library
Dicintai Kakak Ipar

Dicintai Kakak Ipar

Ia dan Bik Wawa membutuhkan kenyamanan dan kenyamanan itu akan ia peroleh di rumah yang akan mereka tempati. Aida mendapatkan rumah yang lumayan dekat dengan pantai, melalui media online jual beli daerah setempat. Harganya pun sedikit murah dari perkiraannya, kebetulan sang pemilik sangat membutuhkan uang. Kondisi rumahnya juga baik. Memang hanya lantai satu tapi halaman depan dan belakang cukup luas. Rumahnya pun terawat dengan baik. Penataannya juga rapi. Aida sangat menyukainya.
1085.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as pagar rumah simple
Show Reviews (5)
Read
+Library
edward
rosak ceritanya setelah mati baru suka pengorbanan elah muslihat doang ngak usah masuk penjara biar makin dekat sama erland..liat aja tadi bayinya mau mati masa jadi suka ingat bodoh plin plan kayak penulisnya..ngak benar rosak tapi bagus ceritanya hahahaha tolong kak jangan plin plan fokus aja.
Alif Sarjana
rasanya sih erland senjata makan tuan bilang erina penghianat ngk mahu kata keledai tapi still suka sama dia harusnya sekalian tu aruna maafin bukan kerana aida..baru pas omongannya kalu lu masih suka sama erina..karakter ambigu gak jelas hala tujuan ceritanya..padan muka aida jadi kek gitu
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status