Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KEMATIAN MISTERIUS KELUARGAKU

KEMATIAN MISTERIUS KELUARGAKU

tanya Kharisma dengan mulut mengerucut yang membuatnya tampak sangat imut. “Bukan seperti itu… Apa iya aku harus kemana-mana sama kamu?” jawab Pangeran dengan tatapan mengiba pada Kharisma. “Kemana-mana? Apa kamu pikir di toiletpun kamu harus menjagaku? Tidak jugakan?” sanggah Kharisma yang tak kalah kesal dengan melipat tangan di dadanya. “Kamu tidak paham situasi dirumah angker itu kharismaaa…” sahut Pangeran dengan tatapan teduh mengiba.
107.4K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
Pangeran Tiran, Aku Bukan Tawananmu

Pangeran Tiran, Aku Bukan Tawananmu

Ia mundur selangkah, tapi tatapannya tetap tertuju pada wajah pria itu. “Apa sebenarnya yang ada di kepalamu, Pangeran?” tanya Layla tiba-tiba, suaranya lebih berani daripada yang ia duga. Tangannya mengepal di sisi tubuh. “Hari ini sikapmu aneh sekali. Kadang kau kejam, dingin, dan egois. Kadang kau memaksaku membunuhmu. Lalu sekarang kau bicara seolah kau ingin menjagaku? Seolah aku ini sesuatu yang berharga bagimu.”
102.4K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Dari balik bayangan pilar besar, sepasang mata penuh kebencian mengikuti setiap gerakannya. Pangeran Kaesar Avdar berdiri dengan tangan terlipat di dada, ditemani Lucas Zander Maxime yang menyeringai puas. “Dia semakin bodoh,” desis Kaesar dengan nada dingin. “Berani memperlihatkan kelemahan di depan umum hanya karena seorang gadis rakyat jelata. Kakanda Jagatra benar-benar tidak pantas menjadi raja.”
1.6K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
Tabib Cantik Milik Pangeran

Tabib Cantik Milik Pangeran

Platform Media Sosial Yancheng – 2 Jam Setelah After Party. Topik trending nomor satu: #SiapaSuaLuqi #PangeranBelaIstrinya #BianYuSkandal Klip berdurasi 57 detik yang direkam oleh salah satu reporter undangan tersebar luas di WeTalk dan RoyalNewsLive. Dalam video itu, terlihat jelas Pangeran Zhenyu menyebut satu per satu aset riset yang kini dipegang Bian Yu, lengkap dengan tatapan menusuk dan kalimat, “Sebelum aku datang mengambilnya sendiri.”
1028.5K viewsCompletedAdded to Library 826 Times as pangeran episode 146
Show Reviews (11)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Read All Reviews
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

ucap Tai Niu Xin. “Aku tak mau. Kita harus menunggu Paman Empat Pendekar Wangi,” ujar Pangeran Zhao Ming kukuh. “Aku juga,” sambung Putri Zhao Rong. Tai Niu Xin dan Tai Kun Lun saling pandang kebingungan. Namun tiba-tiba, Jin Su Yu mendekati Pangeran Zhao Ming dan Putri Zhao Rong. Dengan mata terpejam, dia memukul tengkuk kedua pangeran hingga pingsan.
8.218.0K viewsCompletedAdded to Library 647 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
Pangeran Langit Mencari Cinta

Pangeran Langit Mencari Cinta

Rasanya seperti deja vu. Sebulan sebelum pesta Kerajaan Langit yang diselenggarakan untuk memilih calon pendampingku, aku dan Pangeran Pelangi latihan memanah bersama. Di sela-sela latihan, kami saling bercakap-cakap. “Apakah kau sudah menentukan putri mana yang akan kau pilih untuk menjadi pendampingmu?” tanya Pangeran Pelangi. “Kau tahu, kan. Aku belum pernah bertemu dengan putri dari kerajaan mana pun. Oleh karena itu, Raja Langit mengadakan pesta untuk mempertemukanku dengan para putri,” jawabku waktu itu.
108.0K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

“Sepertinya kisah pertemanan kita yang indah sudah cukup sampai di sini.” *** Beberapa minggu sebelumnya, di Gilda Four Night. Clemente memasuki ruangan dengan wajah pucat. Selain karena diare yang menyiksanya, sosok Pangeran berjubah hitam yang sedang duduk di kursi kerjanya juga membuat perutnya semakin melilit. "Selamat malam, Yang Mulia. Apakah Anda sudah menunggu lama?" Clemente melakukan salam penghormatan.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
TABIB CANTIK MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN

TABIB CANTIK MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN

"Hamba, hanya tahu tentang pintu cahaya langit ini dari leluhur hamba." Melihat Tabib Cole semakin berbelit-belit membuat Pangeran Pisceso jadi kesal. Pedang kesayangan bergagang emas miliknya kembali ditarik ke luar dari sarungnya. SREET! "Kau ingin mempermainkan kami semua dengan cerita bohongmu itu?!" bentak Pangeran Pisceso mengarahkan pedang pada leher Tabib. "Tidak, sama sekali tidak!" Tabib langsung menjatuhkan tubuh ke tanah dengan bertumpu pada kedua lututnya. "Ampun, Pangeran."
108.7K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
The Crown Prince's Fiancee

The Crown Prince's Fiancee

Pangeran Ein duduk di sana dengan pandangan tajam penuh peringatan. “Anda!” teriak Raeli spontan sambil menuding dengan jarinya. “Kenapa Anda di sini?” Raeli kemudian melihat ke arah pintu, Ercher berdiri di sana sambil terpejam—mengikuti perintah. Benar-benar di balik pintu. Apa saat Raeli mendobrak, pintu itu mengenai Ercher? “Justru aku yang harus menanyakan itu,” kata Pangeran Ein sambil berdiri. Wajahnya terlihat marah. “Kenapa kau keluar dengan handuk dan mendobrak pintu?”
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
Selir Rahasia Pangeran

Selir Rahasia Pangeran

Dayana pun mendekat dan mencoba menghilangkan kebingungannya soal pangeran itu namun Khaterina merasakan kebingungan Dayana. “Pangeran Arthur sudah pergi dari tadi. Jangan khawatir, ayo makan,” ujar Khaterina. Dayana mengangguk kaku karena kebingungannya sudah di tebak oleh Khaterina. Ia lalu duduk mengambil nasi dan beberapa lauk western yang tersedia. Ia mulai bersuap dengan lahap. “Oh ya, apa kamu langsung mencari anakmu hari ini?” tanya Khaterina.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as pangeran episode 146
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status