Godaan Ibu Kos Cantik
“Aku baru tanya ke teman-teman terdekatku Dim. Karena aku udah lama nggak ngajar, mungkin aku akan cari target murid anak-anak. Kalau level Bahasa Inggris yang lebih tinggi, aku khawatir banyak teori yang udah aku lupa.”
Dimas mengangguk perlahan. “Nanti, aku coba tanya teman-temanku juga. Siapa tau ada yang butuh.”
Karina berpaling ke arah Dimas seraya tersenyum. “Makasih ya, Dim.” ucapnya lembut, satu tangannya mengusap perut dengan gerakan perlahan.