Kejamnya Mulut Suamiku
"Menikah? Bahagia? Jangan bohong pada dirimu sendiri, Rendra. Aku tahu apa yang kamu rasakan. Aku tahu kamu masih merindukan sentuhan tanganku, pelukanku, dan segala hal yang pernah kita lakukan bersama. Istrimu itu cuma pengganti sementara bagimu. Kamu tidak akan pernah bisa melupakan aku, dan aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang tanpa aku."
Kata-kata Casandra mulai merasuk ke dalam pikiran Rendra. Ia mulai terbuai oleh kenangan-kenangan indah yang diputar ulang secara paksa di kepalanya. Rasa rindu yang sempat hilang perlahan mulai bangkit kembali, bercampur dengan rasa penasaran yang semakin memuncak. Casandra terus berbicara dengan nada yang semakin manja dan menggoda, perlahan-lahan
Bab Populer