Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kejamnya Mulut Suamiku

Kejamnya Mulut Suamiku

"Menikah? Bahagia? Jangan bohong pada dirimu sendiri, Rendra. Aku tahu apa yang kamu rasakan. Aku tahu kamu masih merindukan sentuhan tanganku, pelukanku, dan segala hal yang pernah kita lakukan bersama. Istrimu itu cuma pengganti sementara bagimu. Kamu tidak akan pernah bisa melupakan aku, dan aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang tanpa aku." Kata-kata Casandra mulai merasuk ke dalam pikiran Rendra. Ia mulai terbuai oleh kenangan-kenangan indah yang diputar ulang secara paksa di kepalanya. Rasa rindu yang sempat hilang perlahan mulai bangkit kembali, bercampur dengan rasa penasaran yang semakin memuncak. Casandra terus berbicara dengan nada yang semakin manja dan menggoda, perlahan-lahan
687 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
RINDU SETELAH BERCERAI

RINDU SETELAH BERCERAI

ucapku sinis. "Aku merindukanmu dan rasa itu tidak pernah pudar di hatiku sampai sekarang." Aku yang gengsi tentu saja merasa bahwa kalimat itu hanya melecehkanku. Aku kesal dan tidak ingin mendengarkan kalimat cinta lagi meski sebenarnya hatiku haus kasih sayang dan kesepian. "Terima kasih atas puisimu sekarang Tolong biarkan aku tidur dengan tenang. Uruslah istrimu dan jangan temui aku lagi karena itu akan membuatku lebih nyaman!"
8.519.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tidak Dirindukan

Istri Yang Tidak Dirindukan

"Ya. Sebenarnya, aku agak bernafsu. Aku rindu padamu. Apa kau tidak rindu padaku?" Mereka melaju sejauh beberapa kilometer tanpa berkata apa-apa. Radio yang meraung-raung bersaing dengan kecepatan silinder mesin. Craig nyaris tak bisa mendengar lagunya, tapi ia mengenalinya—"Hotel California ." Kalau melihat cara Gladys mengemudi, lagunya seharusnya "Life in the Fast.” Mereka kembali berbelok.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Lengannya mengulurkan jemari tangan meraih pisau kecil. Seakan pisau kecil terus mengoceh berkali-kali. Ambillah aku sayatlah leher atau lengan kirimu pas di urat nadi. Kini pisau kecil sudah di genggaman tangan kanan Rindu. “Apa sakit, apa sakit, apa sakit! Ah tentu masih sakit ditinggalkan pergi kekasihku Danang. Ah tentu masih sakit saat aku tahu pernikahanku batal. Aku akan menyusulmu Mas Danang, tenang ya sayang. Kau tak akan kesepian lagi di sana,” Rindu perlahan mengarahkan pisau kecil ke arah lengan kiri pas di pergelangan.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
Man of Love

Man of Love

Sekarang menikmati waktu memiliki kekasih, menjaga wanita yang tangannya sedang di genggam akan menjadi fokusnya saat ini, melihat sang wanita tersenyum memberikan semangat baru untuk Rendra. “Mas ini katanya kangen malah liatin aku mulu.” Lita mengerucutkan bibirnya. “Aku lagi mengingat semua ekspresi kamu, sayang. Tujuannya adalah kalau aku kangen bisa langsung ingat wajah dan ekspresi kamu.” Rendra menjawab tanpa melepaskan tatapan dari Lita. “Kalau dulu mas kangen ngapain?” Rendra mengerutkan keningnya “Mas masa nggak punya cewek?”
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Berubah cantik

Ketika Istri Berubah cantik

Aku merindukanmu namun tak pernah Sekalipun aku melihat wajahmu Meskipun aku ingin ada di pelukanmu Namun hanya ilusi dalam mimpiku saja Engkau meninggalkanku Begitu lama dan sangat lama Hingga aku telah lelah menunggu Sahabatku, Tante Lintang Mungkin engkau bukanlah Orang yang telah melahirkanku Namun sayangmu kepadaku Tidak ada ujungnya Engkau menyayagiku melebihi Orang yang telah melahirkanku I love you, Tante Engkau menggantikan sosok Yang selama ini aku rindukan.
1065.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Di sini aku rindu menanti dirimu Hanyalah dirimu yang kuharapkan Jangan bersedih dan jangan kau menangis Percaya akan janji suciku Cinta dan rindu ini hanyalah untukmu Kereta senja akan kembali. Syair itu seperti obat. Sayangnya aku tak bisa dapatkan itu setiap waktu. Waktu menarikku ke dunia nyata. Seolah, kebersamaan itu hanya kenangan semu. Pagi membawa diriku untuk pergi, bersama beban dikedua pundakku. Bagaimana dengan pemilik tangan yang sedang menemani perjalananku? *** Rumah Eyang pukul delapan pagi.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 776 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

aku tidak tau lagi pada siapa rindu ini kan ku beri pada siapa rindu ini kan ku beri lihat aku sayang yang sudah berjuang menunggumu datang menjemputmu pulang ingat slalu sayang hati ku kau genggam aku tak kan pergi menunggu kamu di sini di sini lihat aku sayang yang sudah berjuang menunggumu datang menjemputmu pulang ingat slalu sayang hati ku kau genggam aku tak kan pergi aku tak kan pergi menunggu kamu di sini Hayati benar-benar menghayati lagu tersebut, karena itulah nyanyian hatinya saat ini. Pengunjung yang hadir di pernikahan saat itu menjadi hening, seakan larut dengan bait lagu yang sedang dinyanyikan Hayati. Bahkan ada di antara mereka yang menangis haru, seolah ikut merasakan pera
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
RINDU SUAMI ORANG

RINDU SUAMI ORANG

Jujur saja, aku kangen terus pengen lihat kamu. Mas Reno langsung menghubungiku melalui video call. "Hai, Diana. Mungkin Tuhan menakdirkan kita seperti ini. Cinta pasangan orang," candanya seperti biasa. "Iya, rindu yang melelahkan itu merindukan pasangan orang," balasku dengan tawa.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

"Hmmm, mengapa aku selalu merindukannya? Namanya selalu bertahta di dalam hati dan pikiranku. Di tengah kegalauannya, Raidi menulis puisi untuk teman lamanya itu. SAJAK SANG KEKASIH Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai pantun rindu kekasih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status