Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Sedangkan Ibu masih ada di dalam menungguku yang masih terbaring tidak sadarkan diri dengan membantuku mengompres keningku dengan air hangat. Pak Ardi kemudian duduk kembali di depan warung, dia mencari-cari rokok yang kemarin malam tertinggal disana. Terlihat gelas kopi bekas dia minum masih tergeletak di tanah dengan tumpahan kopi hitam yang sudah mengering, juga mangkuk mie yang masih berada diluar warung dan belum sempat aku bawa ke belakang. “Ki. Ki,” Kata Pak Ardi kepada Aki Karma yang berdiri di depan warung menemani Pak Ardi
9.8683.6K viewsCompletedAdded to Library 23.2K Times as pap di warung
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Istri Dekilku Anak Sultan

Istri Dekilku Anak Sultan

Raka keluar dari mobil yang diparkirnya kira-kira enam meter dari warung yang akan ia tuju. Saat tiba di depan warung, ia berhenti sejenak, membayangkan Kayla yang ikut berdesakan masuk diantara para pria yang rata-rata sepertinya para buruh bangunan dan pedagang keliling. Ia melihat beberapa gerobak dan motor di depan warung. Tak ada satupun orang kantoran yang makan di sana. Raka masuk dan mulai manyalakan ponselnya untuk memotret lauk pauk yang ada di etalase. Lalu ia mengirimkannya pada istrinya. Pria itu sempat menjadi pusat perhatian para pengunjung di sana.
9.22.5M viewsCompletedAdded to Library 51.7K Times as pap di warung
Show Reviews (315)
Read
+Library
K Yeni
Semua bab rata2 14 poin, pas baca cuma bbp paragraf singkat bgt. Seharusny cukup 5 poin tiap bab. Kalau dihitung top up TERLALU MAHALLLL mending beli buku Dimana2 baca online lebih murah daripada buku
Aya Aisyah
Saya sangat suka membaca...dan di saat membaca di setiap cerita Saya seperti berada di dalam cerita tersebut. Intinya seperti sedang menonton film...jadi suasana yg di gambarkan tampak di depan mata seperti nyata.
Read All Reviews
MISTERI SUMUR TUA

MISTERI SUMUR TUA

Membuat gelas-gelas berisi kopi itu tumpah. “Anu mas, aku tak pulang duluan ya.” Wajah Pak Narko terlihat pucat, badannya sedikit bergetar. “Aku juga tak pulang, kasian istriku pasti udah nunggu.” Sahut warga yang lain. Mereka berjalan meninggalkan warung Pak Ponidi dengan raut wajah panik. “Ya wes lah, aku tak nutup warung aja.” Pak Ponidi dengan tergesa-gesa merapikan meja dan kursi di luar warung dan menutup rapat rooling door warungnya.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as pap di warung
Read
+Library
Cinta vs Pelet

Cinta vs Pelet

Mereka pun bergegas berjalan ke pinggir pantai, tempat para pedagang menjajakan jualannya. Pandangan Sari membaca satu persatu tulisan di setiap warung. Mencari menu yang menggoda. Langkahnya berhenti di depan warung yang menampilkan gambar dengan tulisan Bau Piapi. Seperti gambar ikan yang dimasak dengan kuah berwarna kuning. "Bau Piapi?" ucap Sari. "Cobain, yuk, Ndok? Kayanya enak," sambung Jojo yang mengetahui pandangan istrinya. Mereka pun masuk ke dalam warung itu.
5.6K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as pap di warung
Read
+Library
Bagaikan Menu Warteg

Bagaikan Menu Warteg

Mbah Pon langsung memarkirkan mobilnya. Kami turun di sebuah warung makan yang cukup besar. Kami langsung masuk dan pura-pura memesan makanan. Kami dilayani oleh seorang wanita yang bertubuh langsing. "Mau makan apa Bu?"tanya pelayan itu "Saya mau pesan nasi campur dua ya sama minumnya es teh tawar."jawabku. Setelah mencatat pesanan kami. Pelayanan itu pergi untuk menyiapkan pesanan kami.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as pap di warung
Read
+Library
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Mereka tertawa-tawa keras, seolah sedang piknik di tanah milik nenek moyang mereka, sama sekali tidak mempedulikan mandor yang berdiri ketakutan di tengah mereka. Satria yang melihat pemandangan itu langsung paham situasinya. Dia mengerutkan kening di balik kacamata hitamnya. "Wah, klasik ini," gumam Satria pelan, hanya bisa didengar oleh dirinya sendiri. "Preman kampung minta jatah keamanan. Kirain di Jakarta udah modern, ternyata metodenya masih purba." Namun, di tengah analisis seriusnya, hidung Satria mencium aroma yang menggoda dari arah warung. Aroma minyak goreng panas, tepung, dan pisang.
1041.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pap di warung
Read
+Library
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

paparku karena sang pemilik tidak menanggapi pertanyaan Mas Risk "Maaf, Bu. Kami tidak izin sebelumnya, tapi insya Allah nanti kami akan segera mencari tempat yang baru untuk jualan "Terserah kalian mau bagaimana. Yang jelas, saya tidak berkenan kalau kalian buka warung di rumah ini "Bu! Ibu!" teriak sebuah suara dari luar ruangan. Suara bariton itu makin terdengar nyaring di ruang tam Dengan napas ngos-ngosan, Pak Haji berdiri di ambang pintu ruang tamu. Ia berhenti sejenak untuk menetralkan kembali napasnya sebelum mulai berbicar
1028.1K viewsCompletedAdded to Library 956 Times as pap di warung
Read
+Library
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

Mereka sebenarnya datang ke sini hanya untuk ngopi saja, tapi melihat warung yang berantakan seperti ini, mana mungkin mereka hanya berpangku tangan? Satu orang datang, dua orang, lalu disusul oleh orang-orang yang lainnya. Semua dikerjakan dengan sangat cekatan, hingga tak terasa langit cerah telah meredup, dan walhasil warung inibisa kembali seperti semula bertepatan dengan dengung azan magrib berkumandang. Allahuakbar… Allahuakbar… “Ayo-ayo, istirahat dulu,” ucap Mbok Bariyah kepada kami semua. Dia membawakan beberapa gelas berisi kopi, lengkap dengan pisang goreng yang baru saja diangkat dari wajan.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as pap di warung
Show Reviews (13)
Read
+Library
ms huang
hi kk...aku datang dukung kmu dgn ksi 5* biar cpt nyala bintangnya yaa... yukkk intip ceritaku juga kk. judulnya KEKASIH BRENGSEKKU ...uda msuk bab 18...cerita ttg hubungan toxic, dijamin seru! makasi y kk ...
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Read All Reviews
BAKTI SI ANAK LAKI-LAKI YANG TIDAK DIHARGAI

BAKTI SI ANAK LAKI-LAKI YANG TIDAK DIHARGAI

papar Guruh. "Ah, masa mungkin salah lihat." "Nah itu, Mas." Guruh menunjuk ke arah warung makan Padang, disana berdiri seorang wanita yang wajahnya mirip sekali dengan Mbak Tika, tetapi perutnya sedikit buncit dan hanya memakai celana hotpants dan baju berlengan pendek. Rambutnya awut-awutan tak karuan dan ditangannya menenteng nasi kotak.
1023.2K viewsCompletedAdded to Library 742 Times as pap di warung
Read
+Library
Ditinggal Mantan, Dinikahi Pria Kaya

Ditinggal Mantan, Dinikahi Pria Kaya

Sudah menunjukkan pukul setengah delapan malam. "Aku lapar, kita mampir di warung pecel ayam yang itu ya. Aku mau makan pecel ayam." Pinta Raya sambil menunjuk ke sebuah warung tenda dengan spanduk bergambar aneka unggas dan ikan didepannya. "Tidak, kita mampir di warung makan Padang saja yang ada di pertigaan jalan ini." Tolak Alex. "Aku ingin pecel ayam!"
1067.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as pap di warung
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status