Cindaku Sang Penguasa
Batang hijau berdiri itu sekan menertawakan kepayahannya.
"Sialan kau!" umpat Askara yang tiba-tiba melihat cindaku saat menatap batang pohon pisang itu.
Maka dengan sekuat tenaga ia hunuskan kujangnya, menusuk dalam-dalam pohon itu lalu membiarkan pusaka itu menancap. Setelah itu, ia tarik sekuat tenaga sesuai letak sisi kujang paling tajam. Karena mata kujang paling tajam ada di sebelah kiri, maka ditariklah kujang itu supaya menebas ke arah kiri, sampai pohon pisang itu sedikit condong hilang keseimbangan. Askara gesit juga, ia kembali memakai kujangnya lalu menusuk bagian yang sama pula. Kali ini kanan, Lalu ditarik lagi sampai tubuh pisang itu tumbang sungguhan.
Hot Chapters