PRAS, and his destiny
bisik Pras.
"Bahagia sekali suamiku, Sayang." Laurent duduk bersama Pras dengan tetap menggendong Alexander yang tertidur pulas. Pras tertawa melihat anak-anak menghampirinya untuk meminta hadiah yang sudah disiapkan Pras. Tawa begitu memenuhi rumah Day Care itu. Para orang tua juga bahagia melihat anak-anak mereka begitu senang dengan hadiah yang dibagi-bagi Pras. Laurent mencium mesra bibir suaminya. Pras begitu merasa dicintai Laurent. PRAS, and His Destiny, berakhir dengan takdir bahagia yang tak bisa diganti dengan apapun. Takdir manusia berbeda, dan setiap takdir, jika kita terima dengan lapang dada, akan tetap terasa baik dan memiliki tujuan lain dibaliknya.
Hot Chapters