Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Living With You

Living With You

Melainkan di tempat yang sedikit jauh. Hingga saat menyeberang, Naira memperhatikan sekitar yang sangat sepi. Terlihat di ujung jalan ada sebuah tikungan, tidak ada tanda-tanda mobil ataupun kendaraan yang akan lewat. Membuat Naira percaya diri untuk melangkah dengan ringan menyeberang jalan.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as path to you
Read
+Library
YOU AND US

YOU AND US

ucap Ian percaya diri lalu segera pergi dari tempat itu. Ian menyeka keringat pada dahi, dadanya kembang kempis akibat kekurangan oksigen. Lelaki berkacamata itu merasa telah berjalan lebih dari satu jam di tempat asing ini, namun Ian belum juga menemukan jalan keluar. "Aku bahkan tidak terlalu ingat bagaimana bisa berada di sini," lirih Ian duduk bersandar disebuah pohon besar, bahkan terlihat lebih besar dari pohon lainnya.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as path to you
Read
+Library
YOU COMPLETED ME

YOU COMPLETED ME

ujar Yasmin dengan penuh percaya diri. “Eh, bukan nggak boleh. Hanya saja kadang-kadang aku tak ada di rumah. Aku biasanya ke kebun kalau libur seperti ini,” elak Malik dengan halus, berharap agar Yasmin tidak datang tanpa konfirmasi seperti hari ini. “Ke kebun? Sepertinya menyenangkan. Aku bisa ikutan, kan, kalau kamu ke kebun?” tanya Yasmin seolah tak mau tahu bahwa itu adalah trik yang Malik gunakan untuk menghindarinya.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as path to you
Read
+Library
Still with you

Still with you

Pemuda itu mengerutkan dahi bingung lalu mengangguk seraya kembali menatap layar televisi. Jaeran merapatkan bibirnya lalu menundukkan kepalanya memandang wajah cantik isterinya. “Kamu mau?” Rosa mengangguk antusias, lelaki membuka google dan mencari lokasi tempat pembelian terdekat. Dengan cepat tangan berpindah ke navigasi lokasi dan mencari jalurnya. “Tunggu ya, kesayangan aku, bentar lagi aku beliin, ... pengin banget kayanya,” jempol Rosa langsung teracungkan ke atas.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as path to you
Read
+Library
Perjalanan Menemukanmu

Perjalanan Menemukanmu

Jeanne menemukan figur seseorang yang searah dengan keberadaan dirinya. Jeanne melepas pagutan bibirnya di kaleng minuman lantas menengok siapa seseorang itu. Oh, dia adalah Finn. Berdiri di Koridor yang membelah taman sekolah. Dia memandang lurus dan tatatapannya tepat bertemu dengan Jeanne saat ini.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as path to you
Read
+Library
Towards You

Towards You

Namun sayangnya, nihil. Ia pun memutuskan untuk bergegas menuju UKS saja. Lidia yakin sekali, bahwa di UKS pasti ada tissue. Namun, saat ia berbelok di koridor panjang penghubung antara kantin dan perpustakaan sekolah, ia menemukan ada seorang laki-laki yang sepertinya baru saja sampai di sekolah berjalan menuju ke arah yang berlawanan dengannya. Ia berniat untuk meminta tissue kepadanya saja untuk sementara, karena UKS masih terbilang cukup jauh dari posisinya saat ini. Rasanya tidak nyaman sekali berjalan dengan menutup kedua lubang hidung seperti itu.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as path to you
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

“Kok gak ngehubungin Nin? Biar Mas bisa langsung jemput kamu di pintu keluar.” Aku berdehem, agak sedikit ragu bagaimana aku harus menjawab pertanyaan dari sosok yang aku tidak temui hampir 10 tahun lamanya. “Nanggung Mas. Toh Café-nya juga deket banget dari pintu keluar.” Mas Andy Cuma mengangguk dan mulai mengarahkanku keluar menuju tempat dimana ia memakirkan kendaraan yang ia bawa.
675 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as path to you
Read
+Library
Into You

Into You

sahutnya dan ingin cepat beranjak pergi. "Teh, tunggu sebentar. Teteh 'kan belum punya nomor teleponku. Nah, ini Teh. Teh Sekar bisa ngubungin aku di nomor ini, kapanpun teteh siap." Aku memberikan nomor teleponku pada Sekar yang kutuliskan pada secarik kertas brosur yang ada di dekat pintu masuk minimarket. Sekar mengangguk dan berlalu pergi. ****
104.5K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as path to you
Read
+Library
BE WITH YOU

BE WITH YOU

Sebagai jalan pengunjung menuju kuil. “Serius? Kita harus naik tangga itu? Tangganya banyak dan ini...” aku menunjuk ke arah kakiku yang memakai wedges agak tinggi. Aku terbiasa menggunakan wedges sebagai alas kaki sehari-hari tetapi aku menyerah kalau harus menaiki tangga itu. Manee tertawa lalu menarik tas ranselku pelan. “Jaman udah makin canggih. Kita bisa naik lift kok. Ikut aku!”
103.9K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as path to you
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status