Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Tuan Argantara

Pesona Tuan Argantara

Tapi aku tidak berani memposting fotoku yang bersama mas Arga. Aku hanya memposting foto sepasang tangan yang saling menggenggam erat di bawah sinar berwarna kemerah-merahan sore itu. Saat kami sedang menikmati indahnya matahari terbenam di tepi laut. Aku memposting foto itu dengan membuat caption 'Jangan pernah melepas kan genggaman tanganku' Lalu aku juga memasang emoticon love . Tidak lama kemudian, aku melihat ada sebuah komentar yang muncul di sana. Aku segera memeriksa nya, ternyata pesan itu berasal dari Radit.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai patung hokben
Baca
+Pustaka
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Topeng yang ia kenakan bukan sekadar penyamaran—itu adalah lambang, pernyataan, dan juga senjata. Di sisi kanan dan kiri panggung, para asisten Paviliun berdiri tegak, masing-masing memegang gulungan informasi barang yang akan dilelang. Di antara mereka, Tabib Hantu Wu tak tampak di permukaan. Ia memilih tetap di balik layar, mengatur jaringan pertahanan dan mengawasi tamu-tamu mencurigakan dari kejauhan. Beberapa wajah familiar muncul di antara kerumunan. Perwakilan dari Sekte Pedang Langit duduk diam di sisi timur, wajah mereka dingin seperti batu.
9.859.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai patung hokben
Baca
+Pustaka
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Lebih baik mati ditembak penjajah daripada tunduk dengan iblis. Sementara itu di tempat Gading, sosok yang menguasai hutan di Bukit Gayo telah datang. Datok Panglima yang masih awet muda dengan tinggi beberapa hasta berjongkok di hadapan Gading agar sama tinggi. Ia senang ketika manusia memanggilnya. Datok Panglima berhasil memperdaya mereka di kala terdesak. “Cucuku, katakan apa yang kau butuhkan?” Datok Panglima mengelus jenggotnya yang putih.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai patung hokben
Baca
+Pustaka
Kisah Seorang Pendekar Kanuragan Pilihan

Kisah Seorang Pendekar Kanuragan Pilihan

Pandangannya meluncur ke arah altar, yang terukir dengan indah dan terdapat berbagai macam ukiran yang menawan. Di atasnya terdapat persembahan berupa buah - buahan, sayur - sayuran, daging mentah, dan juga dupa. Terlihat sebuah patung naga besar yang kokoh berdiri di belakang altar tersebut. Patung tersebut diukir dengan indah, memiliki tiga tanduk yang menjulang menantang dan ukiran sisik yang tampak nyata. "Ke mana kamu pergi, Pura?" tanya pria yang berusia lanjut sambil berjalan perlahan mendekatinya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai patung hokben
Baca
+Pustaka
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

Kairan dan Liora di belakang, masih dengan posisi duduk berdampingan, tangan mereka tak terlepas sejak masuk ke mobil. Obrolan ringan mengalir antara Kairan dan Gusti. Tentang jalanan Bali, tentang perubahan kecil di beberapa titik kota, tentang tempat makan yang masih bertahan sejak dulu. Liora tidak terlalu memperhatikan percakapan itu. Pandangannya sibuk menari di luar jendela. Patung besar dan megah menyambut mereka. “Itu Patung Satria Gatotkaca,” jelas Gusti sambil mengemudi. “Ikonik. Dibuat seniman I Wayan Winten.”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai patung hokben
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Chen Long, dari tempat persembunyiannya di atap, melihat kereta mewah yang ditarik oleh qilin bergegas masuk ke halaman, dikawal oleh puluhan prajurit elit. Pangeran Hok telah datang. Pangeran Hok melompat keluar dari kereta. Dia adalah pria berparas tampan namun dengan mata yang dingin dan angkuh. Di sampingnya, seorang wanita cantik dengan wajah yang mirip dengan Menteri Hong—putri sang Menteri, istri Pangeran Hok—terlihat ketakutan dan marah. "SIAPA YANG BERANI?!" raung Pangeran Hok, suaranya menggema. "Tampakkan dirimu, kamu tikus!"
618.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai patung hokben
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua Pewaris Giok Hitam

Kehidupan Kedua Pewaris Giok Hitam

"Agh… enak sekali. Tubuh dan pikiranku serasa jauh lebih tenang. Sekarang aku ingin tidur!" Anak kecil berusia empat tahun itu kemudian berjalan menuju kamar. Tiba-tiba, sinar cahaya yang begitu terang menyilaukan mata muncul di dekat sebuah patung yang ada di halaman. Patung tersebut adalah makam leluhur Hou Yen. Orang-orang percaya, hanya jasadnya yang berbaring di sana, meski pada dasarnya, jiwa leluhur Hou Yen sebetulnya tidak mati. "Kenapa patung itu begitu aneh ... seperti menatapku?" Hou Yi merasakan bulu kuduknya meremang karena ketakutan. "Sebaiknya aku segera pergi ke kamar!"
103.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai patung hokben
Baca
+Pustaka
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Aku merasa kagum dibuatnya dengan secepat kilat mereka berdua makhluk tak kasat mata ini bisa menemukan aku dan datang diwaktu yang sangat tepat. Teringat salah satu pemuda itu berteriak menyebut Harimau akupun jadi penasaran karena tidak ada Harimau, hanya ada Nenek Uban dan Kakek jenggot. Apakah mungkin Kakek jenggot yang baru aku kenal itu ternyata adalah Harimau, tidak ingin manahan rasa penasaranku lagi lebih lama akupun bertanya pada Nenek Uban. “Nek apa yang mereka maksud Harimau itu Kakek Jenggot?” tanyaku pada Nenek Uban sambil menautkan kedua alis mataku.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai patung hokben
Baca
+Pustaka
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

"Oh iya. Kamu kan Buyung Hoa dari Tai Bong Pai (Partai Kuburan Besar) itu, kan?" "Ya. Thanks karena masih ingat aku. Sekarang, aku ingin menunjukkan sesuatu padamu." "Apa itu?" "Ikut aja. Dan setelah itu, kamu akan berterimakasih padaku." Setelah berkata seperti itu, Buyung Hoa langsung berjalan menaiki atap benteng di bagian tengah. Karena penasaran, Chen Long terpaksa mengikuti langkah Buyung Hoa itu.
9.1144.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai patung hokben
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status