PEDANG PUSAKA TERHEBAT
Kilasan ingatan itu mulai memudar terganti oleh seorang pria kekar yang berlatih pedang, tapi pedang yang digunakannya persisi sama dengan milik Girgal.
"Girgal!! Girgall!!"
Seperti tersedak, Girgal akhirnya sadar dari pingsannya.
"Aku melihatnya, dia seperti menari bersama pedangnya. Tapi, kebencian itu menelannya begitu saja,"
"Apa maksudmu Girgal? Bisakah kah mengatur nafas dulu,"
"Tidak, aku harus kembali ke akademi sekarang," ucap Girgal terburu-buru.
Hot Chapters