Lima Samurai Batavia
Kazumi berbalik dan meninggalkan gudang.
Sepeninggalan Kazumi, Hideyoshi hanya menghela napas panjang. Dia kembali melakukan pekerjaannya membereskan gudang penyimpanan barang dagangan. Dia sendiri bingung mengapa dia bisa serajin ini?
“Heeeegh…..Heeeeh,” Hideyoshi menahan napas saat mengatur posisi barang-barang dagangan toko di gudang. Dia cukup takjub karena dirinya dapat menyetujui apa yang dia lakukan ini. “Tapi, suatu hari nanti, aku akan kembali,” dia memandangi kedua tangannya yang merah karena mengangkat, mendorong, dan menarik posisi-posisi barang-barang di gudang. Dia gerak-gerakan jemarinya. Lalu, dia bayangkan kedua tangannya itu menggenggam sebilah besi panjang, yaitu, katana.
Hot Chapters