Pemuas Nafsu Sang CEO
Emosi Bram kian membuncah, namun Sarah segera menghentikan pertikaian antara ayah dan anak itu.
"Pa, sudahlah, Pa! Jangan memarahi Nathan! Jika Nathan masih belum bisa menerimaku, jangan memaksa Nathan untuk menerimaku sebagai ibunya!" ucap Sarah menengahi.
"Aku sangat mengerti, pasti sulit baginya untuk menerima wanita asing sepertiku untuk menggantikan ibunya," imbuh Sarah lagi.
"Jangan bicara seperti itu, Ma! Siapa bilang kalau kamu ini wanita asing? Kamu itu istriku, kamu bagian keluarga ini," ucap Bram.