Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Wanita Simpanan

Dendam Wanita Simpanan

Saat aku mulai berpindah hendak merapikan tumpukan kertas bekas, terdengar suara sepeda motor berhenti di depan. Tergesa aku bangkit berpaling dan mendapati Bu Dama yang masih berdiri di depan. “Nay, kenapa ponsel kamu gak aktif?” tanya wanita tinggi besar yang memakai gamis berwarna hijau tosca tersebut. “M-maaf, Bu. Ponsel saya kemarin jatuh ke air, jadi rusak,” sahutku. Benar saja, satu-satunya kusesali karena kecerobohan kemarin hanya ponsel yang rusak karena terkena air laut.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as pendendam adalah
Read
+Library
DENDAM ISTRI TARUHAN

DENDAM ISTRI TARUHAN

Dea langsung mendongakkan kepala seakan tak percaya dengan kalimat yang keluar dari mulut kepala sekolahnya. "G-gantung?" tanyanya tak percaya. Andre masih terdiam. "Kapan saya gantung Pak Andre?" Alis Dea berkerut tajam, merasa Andre sedang salah paham padanya. "A-aku..." Kali ini ganti Andre yang bingung dengan ucapannya. "Aku..." Ia bahkan tak sanggup melanjutkan kalimatnya.
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as pendendam adalah
Read
+Library
ARUNIKA dan Mega Phoenix

ARUNIKA dan Mega Phoenix

Penduduk Pendar menyebutnya sekolah Mangata karena berada di puncak tebing Mangata yang katanya dikelilingi oleh danau, jika malam hari akan memantulkan cahaya bulan yang begitu indah diatas airnya. Kami sudah agak jauh dari perkotaan, melewati hamparan rumput dengan sajian bukit bukit kecil ditepi nya, sekolah pun sudah mulai terlihat dari sini lalu kami melewati hutan, diujung hutan itu ada jembatan gantung yang begitu besar menghubungkannya dengan tebing Mangata. Sajian alam berupa hutan, danau, tebing cantik dan terangnya langit akan terasa ketika berada diatas jembatan itu.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as pendendam adalah
Read
+Library
Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

“Dana itu sebenarnya tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kebutuhan operasional internal perusahaan.” Pak Adinata tersenyum kecil, bersandar santai sambil berbisik ke Devanka, “tunggu aja. Dia mulai kehilangan pijakan.” Hakim mengetuk meja pelan. “Silakan lanjutkan, Saudara.”
109.3K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as pendendam adalah
Read
+Library
Sang Pengaman

Sang Pengaman

bisik Ato. "Ya Tuhan, maafkan aku nak! karena belum sempat memberitahumu, sebenarnya ini bukanlah rumahku ... namun, ini merupakan tempat yang dipakai oleh anggota padepokan. Terutama melakukan beberapa aktifitas rutinan!" balas Pak Nurdin dengan suara pelan.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as pendendam adalah
Read
+Library
Dendam Istri Pertama

Dendam Istri Pertama

Dia menunduk untuk memeriksa barang yang berada di antara dua paha, memastikan tonjolan di sana sesuai dengan keinginannya. “Kayaknya lumayan …,” batin Ayu. “Namanya siapa?” Suara Yudi terdengar begitu berwibawa. “Ayu.” Ayu mengangkat wajahnya. Dia bisa melihat jika kedua mata Yudi tidak tertuju pada matanya, melainkan dua aset berharganya. Pakaian tanpa lengan yang dia kenakan begitu sempurna menonjolkan lekuk pepaya yang bersembunyi di baliknya.
9.726.1K viewsOngoingAdded to Library 938 Times as pendendam adalah
Read
+Library
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Dan mendapatinya tengah berdiri dengan menggenggam pedang. "Ka–kau?!" "Bagaimana bisa!" Adam terkejut hingga memandangnya dengan terbelalak mata.
1042.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as pendendam adalah
Read
+Library
Dendam Penguasa Langit

Dendam Penguasa Langit

Hanya Su Chen yang berada di alam Kondensasi tingkat 7. Dari kejauhan Patriark Lian bersama para tetua dan beberapa senior Klan Lian berjalan mendekat. "Karena semuanya sudah berkumpul, ayo kita berangkat," kata Patriark Lian.
107.9K viewsOngoingAdded to Library 299 Times as pendendam adalah
Read
+Library
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

] Tersenyum, setelahnya Rajendra mengklik kirim pesan yang diketiknya kemudian setelah itu yang dia lakukan adalah menunggu hingga tak berselang lama sebuah panggilan masuk. Bukan dari orang lain, panggilan tersebut berasal dari Kalania sehingga tanpa banyak menunda, dengan segera Rajendra menjawab panggilan tersebut sebelum akhirnya mendekatkan ponsel ke samping telinga. "Halo, Tan. Ada apa?" tanya Rajendra tanpa menunggu Kalania buka suara lebih dulu. "Tan?" tanya Kalania. "Maksud lo apa panggil gue Tan? Tante maksudnya? Kurang ajar banget. Gue enggak setua itu kali."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as pendendam adalah
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

Netra itu, penuh dendam, amarah, kebencian, sesekali tangannya mengepal, menyiratkan gemuruh emosi yang siap diledakkan kapanpun . Bersambung ....
5.58.4K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as pendendam adalah
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status