Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Topeng Sakti: Bangkitnya Kekuatan sang Pendendam

Topeng Sakti: Bangkitnya Kekuatan sang Pendendam

Handoko langsung menegang, rasa sakit memaksanya bereaksi. “Notaris Andrea,” jawab Handoko setengah berteriak. Bukan ingin membentak tapi respons refleks karena rasa sakit yang menderanya. “Good.” Sakti menepuk-nepuk pipi Handoko seolah sedang memuji anak kecil. Ia kemudian melepaskan pegangannya, membuang pecahan kaca itu ke lantai begitu saja, lalu berbalik dan berjalan meninggalkan tempat itu tanpa menoleh lagi, seakan semuanya tak pernah terjadi.
10753 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as pendongeng handal
Read
+Library
Pendekar Pedang Gila

Pendekar Pedang Gila

“Aku juga akan senang Kalau suatu hari nanti …, Pangeran benar-benar berkunjung ke rumah aku …, istriku pasti akan senang sekali dan membanggakan aku.” Han Qi tersenyum canggung, pipinya merah tersorot cahaya api. “Kalau Pangeran duduk di rumah kami, makan sederhana yang dimasak istriku …, itu akan menjadi kebanggaan terbesar dalam hidupku.” "Walaupun sederhana, saya jamin Pangeran akan ketagihan dengan masalannya, hehehe..." Han Qi nyengir dengan wajah yang lugu membuat semua orang yang di situ tertawa melihatnya.
792 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as pendongeng handal
Read
+Library
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Sang ibu melanjutkan dengan nada getir. “Dulu Hendra anak yang baik. Rajin, sopan, dan penuh semangat. setelah peristiwa menghilangnya Mei Lin, dia berubah. Dia sering bermimpi buruk, mengigau di malam hari, memanggil namanya.. Dia bilang, ‘Aku harus menyelamatkannya. Kalian mau bawa kemana dia. " Ucapan Hendra itu, membuat kami semua tak mengerti.”
101.1K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as pendongeng handal
Show Reviews (16)
Read
+Library
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Read All Reviews
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Di tengah keramaian lembut suara mesin kopi dan percakapan pelan, Nayla duduk di sebuah sudut meja dengan tangan bertaut di pangkuannya. Di hadapannya, seorang pria paruh baya dengan rambut separuh memutih sedang memutar cangkir tehnya. Ia mengenakan batik sederhana, kacamata bingkai emas menggantung di ujung hidung. Matanya tajam, tapi tak kehilangan kelembutan. Itulah Pak Handoko—mantan rekan bisnis almarhum ayah Nayla, sekaligus salah satu pengusaha senior yang dikenal sebagai investor konservatif tapi jujur. Nayla menarik napas dalam-dalam sebelum bicara.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as pendongeng handal
Read
+Library
Pendamping Sang Alpha

Pendamping Sang Alpha

"Apa ada yang ingin bertanya?" "Saya ingin bertanya." Seorang manusia serigala dengan rambut pirang gelap yang Lacey telah lihat dari jendela melangkah maju dengan tangan terangkat, menyeringai angkuh ke arahnya. "Omong-omong, saya Brock. Kami semua tahu bahwa Anda akan menjadi Ratu Alpha, tetapi bagaimana Anda bisa pantas menjadi Pelatih Petarung kami?"
1.0K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as pendongeng handal
Read
+Library
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Dalam sekali ayunan tongkat, bilah pedang yang ada di baliknya pun telah memenggal kepala musuh dalam sekejap. "Tidak buruk juga. Pedang pemberian Raja Pengembara ini tidak aku sangka akan berguna untuk mengelabui pandangan bandit," tukas Wu Shi sembari tersenyum bangga. Nyatanya, sejak awal tongkat itu berada di belakang punggungnya sementara pedang itu benar-benar berada dalam genggaman tangan Wu Shi sedari ia melakukan tarian tongkat.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as pendongeng handal
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Mamah tersenyum puas dan menuntun tangan ini keluar dari kamar melangkah kan kaki menuju ke pelaminan. Ketika Mamah membuka pintu kamar, Papah Hadi sedang berdiri di depan pintu kamar dia termangu menatap ku tak mengedipkan matanya. Mamah menghampiri suaminya itu dan berkata, “Cantik kan putri satu-satunya Mamah ini Pah?” tanya Mamah sambil berdiri di sebelah suaminya itu.. “Sempurna…,” jawab Papah Hadi memujiku.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as pendongeng handal
Read
+Library
Renggali

Renggali

“Jadi. Kita harus bagaimana nona?” tanya pria itu. “Tunggu ...! terlalu dini jika langsung ke puncak? Sepertinya aku akan bermain-main dulu dengannya,” lanjutnya sambil menyeringai. Mereka pun pergi begitu saja setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as pendongeng handal
Read
+Library
Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

ujar Paman Johan seakan mencium bau ketidakpercayaan keponakannya. “Dinara?” ujar Elang tak percaya. “Saya? Saya nggak info, Pak...” ujar Dinara gugup, ia menoleh pada Elang memohon untuk percaya. “Aku melihat status wa-nya yang lagi... ‘otw Bali buat kerja, bukan buat main’...” jelas Paman Johan. “Oh...” satu desahan lolos dari mulut Dinara tanpa sengaja. Dan itu sudah menjelaskan semuanya.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as pendongeng handal
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status