Pijatan Nikmat Sang CEO
Untuk semua kata yang telah dan akan kita tulis, Untuk semua kisah yang telah dan akan kita jalani, Aku berjanji untuk mencintaimu tidak hanya dalam puisi, Tapi dalam setiap napas dan detak jantungku.
Cintaku, istriku, rekan penulisanku dalam kisah kehidupan, Bersamamu, aku telah menemukan akhir bahagia dan awal yang lebih indah."
Air mata kembali mengalir di pipi Arissa saat Nathaniel menyelesaikan puisinya. Ia berdiri dan memeluk suaminya erat-erat, tidak peduli bahwa semua mata sedang tertuju pada mereka. Momen intim ini, meski disaksikan oleh banyak orang, terasa seperti hanya milik mereka berdua.