Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Aku ulangi lagi dua kalimat pertama. Penghuni rumah bambu di halaman rumput. Meski pun lunak dan lembut, atapnya senantiasa menopang sebundar benua. Kita bisa menggunakan pendekatan filosofis, metafora, cocoklogi, psikologi-analisis, atau apa pun itu. Intinya interpretasi kita akan cenderung membuahkan spekulasi sialan yang bertumpuk-tumpuk namun tipis kepastian.” Filan memindai setiap mata tiga rekannya, memastikan tingkat kepahaman mereka akan permasalahannya. “Aris, tolong! Bukunya!” pinta Filan. Aris membungkuk ke kiri. Filan mendengar bunyi resleting yang ditarik. Aris mengeluarkan sebuah buku tebal, lalu dua buku lain yang lebih kecil dan lebih tipis dari yang pertama. “Aku pikir ini
9.82.6K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as penulis filosofi teras
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Perasaan aneh mengalir dalam dirinya—campuran antara terkejut, bingung, dan sesuatu yang belum bisa ia pahami sepenuhnya. "Gue nggak nyangka lo bakal tertarik sama filsafat," kata Alana akhirnya, mencoba terdengar biasa saja. Alfa menutup bukunya perlahan. "Gue juga nggak nyangka." Alana mengernyit. "Terus kenapa lo baca?" Sejenak, Alfa hanya menatapnya, lalu mengangkat bahu. "Lo sering ngomong pakai teori filsafat. Gue cuma penasaran... apa yang sebenarnya ada di kepala lo."
904 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as penulis filosofi teras
Read
+Library
Cinta Sang Pengantin Bulan Jadi Rebutan

Cinta Sang Pengantin Bulan Jadi Rebutan

Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah mengetahui bahwa Anda tidak tahu apa-apa- Socrates. Tangan kanan Cassiel terdiam kemudian bergetar samar. Kutipan dari Filosofis kuno yang berasal dari bumi. Cassiel menyukai hal tentang Bumi seolah itu membuatnya dekat dengan Sang Ibu. Cassiel tertegun sendiri. Ia tak tahu apapun, mengenai dunia ini dan hidupnya. Meski selalu penasaran.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as penulis filosofi teras
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Haru memenuhi ruang hatinya. Diletakkannya kembali buku berwarna hijau tersebut dan bergeser ke lemari sebelah kanan. Buah pikiran Kierkegaard, Nietzsche, Sartre, Dostoevsky, Heidegger, Merleau-Ponty, dan tokoh lain dari berbagai aliran filsafat meramaikan jajaran bukunya. Sebuah lengkungan tercipta di bibir Jovita, teringat kesan pertamanya saat bertemu Joseph. Pria itu lebih mirip pemain band dibanding pecinta buku-buku filsafat berat seperti ini.
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as penulis filosofi teras
Show Reviews (64)
Read
+Library
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Read All Reviews
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Di taruh di mana tuh barangnya. "Anda tahu kan kalau anda tadi terlambat, saya mau kasih Anda hukuman. Tulis artikel tentang Filsafat sedetail mungkin dan tentunya Anda ingat kan kalau saya enggak menerima copas dari g****e." Peringati si botak dengan pulpen yang masih di atas kepala. Gue heran dia tahu ga sih kalau ada pulpen di atas kelapanya eh maksud gue kepalanya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as penulis filosofi teras
Read
+Library
My Pain Killer

My Pain Killer

terang Ares dengan wajah serius. "Aku pusing ngebahas filsafat, Res. Nggak nyampe otakku ngebahas Hal-hal yang diluar nalar seperti itu," kekehku. Senja kembali mengiringi perjalananku. Menawarkan setitik harap di ujung cakrawala. Harapan untuk memulai esok dengan bahagia. Aku menatap Ares yang sejak tadi berkosentrasi penuh berkendara. Merasa kagum, betapa kuatnya dia, mampu melewati hari tanpa kehadiran ibunya. Bertahan sendirian menghadapi cibiran orang lain.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 526 Times as penulis filosofi teras
Read
+Library
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Dan jika terlalu keras, ia akan tampak seperti pemberontak yang ingin menonjolkan diri. Maka, Lura menarik napas, lalu menjawab, suaranya tenang namun tegas. “Tempat ini megah, berkelas, dan sangat mencerminkan kemewahan,” katanya. “Tapi untuk mewakili napas dan jiwa dari karya Azmara, belum sepenuhnya. Benda yang lahir dari filosofi—layak dipajang di tempat yang membuat orang berhenti, diam, dan bertanya: siapa yang menciptakannya, dan untuk siapa ia dicipta.”
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 614 Times as penulis filosofi teras
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

terpacu. Ares: mungkin. aku tidak memikirkannya. itu hanya terasa benar. Unknown Number:"Terasa benar" seringkali adalah otak yang mengenali pola bawah sadar yang tidak dapat diartikulasikan oleh pikiran sadar. Itu data juga. Ares: jadi sekarang perasaanku adalah data? Unknown Number:Semuanya adalah data, Ares. Tantangannya adalah menginterpretasikannya dengan benar. Aku salah mengartikannya sebelumnya.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as penulis filosofi teras
Read
+Library
Suami Warisan

Suami Warisan

“Ah, bicara dengan Anda mengingatkan saya pada kakek saya. Maaf, bukan menghina, tapi kedewasaan Anda dan kebijaksaan Anda melebihi usia. Ngomong-ngomong apakah Anda menyukai filosofi?” “Saya tidak pernah kuliah filosofi, namun saya cukup sensitive mengenai kehidupan …. Saya juga banyak baca buku dan mengenal kehidupan di sekeliling saya. Waktu yang saya habiskan di dunia ini …. Terasa begitu lama, juga menyesakkan. Beberapa tahun belakangan mengajarkan banyak hal.” “Pengalaman memang guru yang paling berharga, ya?”
10157.9K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as penulis filosofi teras
Show Reviews (58)
Read
+Library
Kikiw
Baru tau cerita ini kemarin pas lg sale 70%. Asli! nyesel banget pagi ini krn gk langsung buka semua bab pdhl ada koin! gara2 ketiduran pas baca semalem ... But, semoga bisa ngelarin cerita si Akang, karena emang sekeren itu ceritanya meskipun belum ada 20 bab yg kubaca!
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Read All Reviews
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

kata Sarip Semua tertunduk merasa ikut sedih. “Sekarang, bagaimana caranya masuk ke sana?” tanya Simo Wongso si manusia harimau, tetapi senjatanya ular. “Pada masing-masing lapisan dinding ada jalan rahasia, yang hanya orang tertentu saja yang tahu,” kata Lasmini. “Pasti kamu tahu letak pintu rahasianya,” kata Sarip dengan semangat. “Sayangnya, aku sama tidak tahunya seperti kalian,” kata Lasmini, membuat yang mendengarkan hilang semangat.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 463 Times as penulis filosofi teras
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status