Kaisar Dewa Gombal
Dewi Sekar berdiri sangat diam dengan ekspresi yang sedang berjuang sangat keras melawan sesuatu yang sangat kuat.
Kentut ketiga, keempat, dan kelima datang berurutan mengikuti ritme gelombang energi bumi, makin dalam energi yang diserap makin dahsyat bunyinya, yang kelima kedengarannya seperti meriam kerajaan yang salah diletakkan, panjang, berat, penuh, dengan getaran yang terasa di bangku kayu tempat Lurah Kandang dudud.
Hot Chapters