The Vestige
“Eh, parfumnya wangi sekali. Coba kautanya, dia pakai merek apa.”
Yang diajak bicara menatap sang pelayan dengan ogah-ogahan. “Eng ... tidak ah. Kau saja.” Jelas sekali bahwa setelah mengetahui tubuh siapa yang menguarkan bau wangi, antusiasnya terhadap wewangian jadi kendor.
“Sebentar, tunggu dia ke sini.”
Tak lama, seorang dengan seragam putih mendekat, membawa buku catatan yang siap menulis list pemesanan. Tersenyum dan sedikit membungkuk hormat, sebelum bertanya. “Mau pesan—“
Bab Populer