Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

‘Dia hamil? Wajah Eric dipenuhi senyum bahagia. Tangannya lindungi Puspa dengan hati-hati. “Hati-hati, pelan-pelan.” Suara Puspa terdengar sedikit memarahi, namun lembut, “Nggak usah lebay, ini baru lima bulan. Nanti perutnya akan lebih besar lagi, jalanku bakal makin susah.” Eric langsung jawab, “Kalau gitu jangan jalan. Kamu mau ke mana, aku gendong.”
8.7327.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.1K kali sebagai peri bulan
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai .... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Neisya Marchia
Happy ending buat Puspa-Eric & sad ending buat Indra. Karena kalau inget awal2 cerita gimana perlakuan buruk karyawannya Indra ke Puspa di kantor, padahal Indra tau itu tp gak ada respon & pembelaan buat istrinya. Sampai karyawan ngira istrinya itu Wulan bukannya Puspa tapi si Indra tetep aja diem
Baca Semua Ulasan
Ayah dari Anakku Ternyata

Ayah dari Anakku Ternyata

Ujar Julie dengan penuh semangat sambil tertawa. “Gak, gue gak mau aneh-aneh. Gimanapun tulle paling aman karena bahannya bisa ngembang dan tipis, bakalan adem di badan gue juga bisa nutupin perut!” Keluh Nina sambil menunjuk perutnya yang sudah terlihat baby bump kecil. Kehamilannya sudah memasuki usia empat bulan tanpa dia sadari. “Ih! Cepet banget sih Nin udah empat bulan aja lo hamil!” Julie memekik sambil mengelus perut Nina.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai peri bulan
Baca
+Pustaka
Dikira Duda Miskin Ternyata Kuadriliuner

Dikira Duda Miskin Ternyata Kuadriliuner

Sementara tubuhnya juga tidak bisa lagi untuk menahan, ingin segera dilepaskan. Elaine semakin merasa tidak nyaman pada tubuh bagian bawahnya. Perutnya juga mulai terasa sedikit sakit, seperti nyeri yang memang tiap bulan hadir. Kedua tangan Elaine yang melingkar di lehernya, otomatis turun dan memegang perutnya. “Itu … anu … sepertinya aku sedang datang bulan.” Selesai berkata Elaine mengulurkan tangan mendorongnya, dan segera bergegas masuk ke toilet.
1047.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai peri bulan
Baca
+Pustaka
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

keluh Kalil mengusap kasar wajahnya dan meletakkan kalender itu di atas ranjang, "sekarang tanggal berapa dan bulan apa?" "Sembilan Agustus." "Kapan kamu terakhir kali menstruasi?" tanya Kalil menatap lekat netra cokelat yang sontak menyebar pandangan ke setiap sisi dan sudut kamar, bergerak lagi tangannya mengambil kalender dan menunjukkan bulan Juli pada sang istri yang mendadak terdiam, "apa kamu sudah kasih bulan ini lingkaran merah? Kamu lupa, ya, Sayang?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai peri bulan
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Dua puluh hari berlalu ***************** POV HUMAIRA Bulan bertahta sempurna. Bulat penuh begitu kokoh menempati singgasananya. Bersinar terang merayu syahdu. Memancar indah menerangi qolbu.
9.8423.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.5K kali sebagai peri bulan
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Baca Semua Ulasan
Aku Istrimu, tapi Bukan Cintamu

Aku Istrimu, tapi Bukan Cintamu

Wanita paru baya itu seperti memikirkan sesuatu sesaat setelah itu terukir sebuah senyuman yang nyaris tidak terlihat. “Kamu ingat kapan kamu terakhir datang bulan?” “Apa hubungannya Bu, dengan mual dan muntah seperti ini?” Aluna semakin bingung dengan pertanyaan wanita paru baya itu. “Jawabnya saja!” Ibu itu masih menunggu jawaban dari Aluna. Sambil memegang perutnya dia pun mencoba mengingatnya lagi. “Sepertinya sudah hampir dua Minggu, saya belum datang bulan, memang kenapa Bu?” tanyanya semakin penasaran. Namun, Ibu itu hanya tersenyum melihat Aluna.
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai peri bulan
Baca
+Pustaka
Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Datang bulan. Luina mengerang pelan dan memegang perutnya. Ia menyadari ia mengenakan celana berwarna terang. Panik menyerangnya. “Lui, kenapa?” tanya Ajeng, yang membawa dua tas besar, bingung melihat Luina tiba-tiba berhenti dan memucat. "Jeng... aku..." Luina memejamkan mata menahan rasa nyeri dan malu. "Aku... datang bulan. Dan kayaknya bocor."
10.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai peri bulan
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Presdir Tampan

Jerat Obsesi Presdir Tampan

balas Jason. “Ada apa denganmu? Kenapa sangat sensitif sekali?” tanya Jason. “Aku sedang datang bulan hari pertama, kuharap kamu bisa bekerja sama dengan menjaga sikap dan perkataanmu agar tidak berakhir tragis!” peringat Nila. “Ha? Bagaimana mungkin? Kenapa kau tidak bocor atau berteriak minta dibelikan pembalut?” “Aku selalu mencatat perkiraan tanggal datang bulanku, tidak ada istilahnya tiba-tiba menstruasi,” balas Nila acuh.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai peri bulan
Baca
+Pustaka
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

gerutuku sembari menyalami tangan Ibu. Terdengar Ibu menghela napas lalu tanpa berkata apapun ia membimbingku masuk ke dalam. Terlihat gurat kekhawatiran di wajahnya, membuat aku jadi bertanya-tanya. "Bu ... Memangnya kenapa kami gak boleh pulang?" Tanyaku lirih karena sedikit khawatir. "Ini bulan Suro, Nak." Aku mengerutkan kening mendengar jawaban Ibu. Hanya karena alasan itu mereka tak suka melihat kami pulang? Sungguh terlalu mengada-ada.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai peri bulan
Baca
+Pustaka
Gagal Menjadi Bulanmu

Gagal Menjadi Bulanmu

Di saat yang sama, kembang api perayaan lamaran yang meriah mulai menghiasi langit di luar gedung. Di tengah riuh tepuk tangan dan sorak sorai para tamu, Arsen menggandeng tangan Saskia menuju balkon. Saskia mendongak menatap langit, dan melihat .... Kembang api yang memukau mekar di angkasa gelap, lalu melayang turun bagai kelopak bunga, seolah para bidadari sedang menari di langit malam. Saking indahnya, Saskia sampai lupa bernapas.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai peri bulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status