Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tangisan Terakhir Seorang Istri

Tangisan Terakhir Seorang Istri

“Emilia dan aku akan memesan dulu. Datanglah kembali dengan penampilan yang layak.” Itulah retakan pertama dalam pernikahan yang aku kira sempurna. “Pak.” Seorang petugas muda datang sambil membawa catatan kasus. “Saya sudah cek laporan, tidak ada laporan orang hilang beberapa hari terakhir.” “Istri hilang, tapi keluarganya bahkan tidak sadar?” tanya petugas lain dengan nada terkejut. “Apa sebenarnya hubungan mereka?”
21.8K viewsCompletedAdded to Library 567 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
Pesan Terakhir Loren Jose

Pesan Terakhir Loren Jose

Bagaimana aku diikat oleh Tante Desy, bagaimana aku berjuang, bagaimana tali pancing itu menyatu dengan kulitku, aku kehilangan berapa banyak darah dan berapa kali lukaku robek. Semuanya ada di sana. Ada juga rekaman telepon terakhirku sebelum meninggal. Mereka bahkan menemukan rekaman panggilan itu. "Saat dia meneleponmu, dia sudah sekarat." Ibu perlahan mengulurkan tangan dan memutar rekaman itu. "Ibu, Loren hampir mati ... bisakah ibu datang untuk melihatku ... ?" "Nggak ... nggak perlu datang juga nggak apa-apa, tapi bisakah ibu bilang kalau ibu mencintaiku?"
8.1K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
Petarung Terakhir Dewa Iblis

Petarung Terakhir Dewa Iblis

Xiyu mengingatkan Idris untuk sisanya “ahhhh kamu benar!” ucap Idris sambil menggaruk kepalanya “apa? Ada lagi?” tanya Lei berucap pelan dan dengan heran dia tidak tahu bahwa pertunjukan Idris belum selesai untuk menghancurkannya “ini adalah orang terakhir tidak lain adalah utusan dari perusahaan kapal tersebut, dia dari kapal yang berkode G tersebut, dari perusahaan Geyin, manager Umum perusahaan tersebut, Tuan Heling!” Idris menunjuk orang terakhir yang ada di ruangan
103.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
Maaf, Aku Pantang CERAI!

Maaf, Aku Pantang CERAI!

Maaf, Aku Pantang Cerai! (152) "Selamat siang Bu Alea, saya perwakilan dari perusahaan Samudra Jaya. Saya ada janji dengan pak Erlangga, tapi di arahkan untuk bicara dulu dengan anda." Alea menjabat tangan wanita yang baru saja menemuinya. Sepertinya wanita ini belum tau prosedur di perusahaan Erlangga. "Iya silakan duduk, mohon maaf kalau boleh tau nama anda ....?"
9.225.4K viewsCompletedAdded to Library 889 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Menariknya, tidak ada desakan. Pertemuan berakhir tanpa kesimpulan. Tidak ada jabat tangan berlebihan. Tidak ada kalimat penutup manis. Hanya satu kalimat terakhir dari pihak mereka “Kami akan kembali setelah melihat satu hal lagi.” Keira bertanya, “Apa itu?” “Konsistensi kalian saat tidak ada yang menonton.” Di luar gedung, udara terasa lebih dingin.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

“Aku justru lega. Terlalu lama menunggu seseorang yang benar-benar paham apa yang sedang terjadi.” “Kalau kau paham,” ujar Pieter dingin, “kau tahu kenapa kau masih hidup.” Wiratama tertawa kecil. “Karena aku belum berhenti berguna.” Keheningan mengendap di antara mereka. “Siapa yang menghubungimu terakhir kali?” tanya Pieter langsung. Wiratama memiringkan kepala. “Pertanyaan itu salah.” “Lalu yang benar?”
104.5K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
Pernikahan Kontrak Sang Pewaris

Pernikahan Kontrak Sang Pewaris

“Terpotong?” Lea mengangguk. “Iya, seolah-olah seseorang sengaja menghapus sebagian, bukan seluruhnya.” Ia menatap layar, lalu menambahkan pelan, “Dan… nama pengguna terakhir yang login bukan dari tim kita.” Jerry membungkuk sedikit, matanya menyipit membaca deretan kode yang muncul. “IP address-nya…” gumamnya lirih. “Bukan dari Jakarta. Ini alamat luar negeri.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

Mandeg di tempat, padahal Sandro udah mau terima Lastri apa adanya. “Oh si Lastri mau pulang kampung? Kapan?” “Dalam minggu ini deh, katanya. Malah kalo hari ini ada PO yang ngasih diskon, bisa jadi dia berangkat hari ini.” “PO? Apa tuh?” “Perusahaan Otobis, kayak Damri, Pahala Kencana, Safari, Lorena. Bis-bis AKAP gitu.” “AKAP? Apa tuh?” “Antara Kota Antar Propinsi. Yang ada televisi sama AC.”
1011.8K viewsOngoingAdded to Library 342 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ratu Tak Akan Jadi Babu

Suara ketukan pintu kembali terdengar, menghentikan perdebatan antara Lastri dan Ajeng "Siapa lagi sih?" tanya Ajeng, ia menuju pintu sedangkan Lastri berlalu untuk mengambil obat. Ajeng membuka pintu, seorang lelaki berjas hitam rapi datang dan mengatakan tujuannya. "Saya Ardi pengacara dari Pak Azka, mohon maaf Bu, bisa kita bicara sebentar?" Ajeng mulai kembali merasa gugup. "Silahkan masuk Pak," ucap Ajeng mempersilahkan, mereka duduk di ruang tamu.
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 425 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Air liur di mulutnya berkumpul, hanya karena membayangkan makanan berkuah pedas tersebut. “Gue ngidam deh Just..” “Ini perlu dicariin biar lo nggak ngiler?!” tanya Justine penasaran. Hari terakhirnya mengurus berkas ternyata harus juga disibukkan dengan urusan perumahtanggan Vero. Sibuk sekali memang menjadi orang penting di hidup semua orang. “Bini gue lagi apa yak..”
104.9K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as perjaka terakhir
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status