Badai Pun Belum Berlalu
, aku bergegas menuju padanya dan menjabat tangannya "gak sarapan dikek a?" (gak sarapan dulu ?) tanyanya yang hanya kubalas dengan senyuman dan gelengan kepala, aku segera berlari menuju sepeda pancal tuaku yang selalu menemaniku, ku kayuh dengan sedikit tenaga karena aku tidak sarapan pagi, ya karena hari ini aku kesiangan,jalan raya sudah semakin ramai pertanda bahwa aku sudah sangat terlambat, sembari menunggu pak satpam yang bertugas menyebrangkan anak sekolah di sekolahanku, aku sedikit mengamati siswa siswa yang berajajar dan berlalulalang di depanku, aku perhatikan dengan seksama, ternyata baju sekolah ku terlalu kusam dan lusuh dibandingkan yang mereka miliki, sudah tiga tahun serag
Hot Chapters