Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Aku segera bangun, pergi mandi, dan membuat sarapan ringan berprotein tinggi, hanya oatmeal dengan telur rebus. Setelah sarapan, aku mulai mempersiapkan semua perlengkapan mendaki yang sudah kusiapkan. Tas punggungku sudah berisi jaket, sleeping bag, kompor kecil, dan stok air minum. Setelah semuanya siap, aku mengunci unit. Aku buru-buru menaiki motor sportku, melaju menuju gym Mas Putra.
1081.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai perlengkapan naik gunung
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Sebagian dari dunia Ahli Bela Diri Kuno yang datang karena merasa hari ini adalah halaman sejarah yang harus disaksikan langsung dengan mata sendiri, bukan dibaca dari laporan orang lain. Sebagian lagi orang-orang biasa yang mendengar kabar dan memutuskan bahwa apa yang akan terjadi di puncak gunung itu layak perjalanan panjang, terlepas dari apa pun hasilnya. Kebanyakan memakai pakaian tebal berlapis. Syal melingkar di leher, sepatu bot yang sudah berdebu dari perjalanan. Beberapa sudah berdiri cukup lama sehingga ujung hidung mereka mulai memerah.
1054.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai perlengkapan naik gunung
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Tetangga Manisku

Tetangga Manisku

Erick tertawa dan mengajaknya kembali ke speedboat untuk berganti pakaian dan juga menyiapkan apa saja yang harus mereka bawa. Nana sudah berganti dengan celana pendek jeans dan kaos serta sandal gunung. Ranselnya hanya berisi botol air minum, camilan dan sunscreen. Sedangkan Erick pun kurang lebih memilih pakaian yang sejenis dengannya. "Bang, kita tunggu di bawah ya! Pokoknya kalian turun, tenda sudah siap!" Pengemudi speedboat dan satu kru kapal berseru saat mereka mulai mendaki perbukitan karst itu.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai perlengkapan naik gunung
Baca
+Pustaka
Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Selanjutnya, berkemas untuk berangkat ke tempat tujuan yang kemaren sudah dibicarakan dengan Gilang. Semua peralatan masak dan peralatan melukisnya sudah masuk kedalam tas ranselnya, tidak lupa dengan mie instant yang akan dimasaknya nanti setelah sampai di tempat tujuan. Hari ini karena perjalanan yang akan ditempuh dengan berjalan kaki, Ara memakai celana gunung dengan baju kaos longgar lengan panjang, serta sepatu sport warna abu-abu menjadi pilihannya. Dengan sebuah topi abu-abu bertengger indah di kepalanya.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai perlengkapan naik gunung
Baca
+Pustaka
Takdir Yang Membawamu

Takdir Yang Membawamu

Kondisi di sekitar lereng gunung yang lembab, membuat udara di sekitarnya menjadi lebih dingin. Usai Arjuna dan Kinara selesai salat Subuh pada pagi hari itu, mereka kemudian berjalan-jalan untuk mencari udara segar. Arjuna pada saat itu mengenakan jaket yang sangat tebal, sedangkan Nara yang sudah terbiasa dengan udara gunung, hanya mengenakan sweater yang tidak terlalu tebal berwarna ungu yang dia miliki sebagai hadiah dari ibunya.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai perlengkapan naik gunung
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali Dan Terjebak Bersama Tujuh Vampir Tampan

Terlahir Kembali Dan Terjebak Bersama Tujuh Vampir Tampan

Udara gunung yang berembus masuk lewat celah jendela terasa begitu bersih dan dingin, perlahan mengikis rasa penat yang menumpuk di kepalanya selama ini. Di depannya, Adrian duduk dengan tenang. Pria itu memakai setelan bepergian khas bangsawan kuno yaitu celana hitam, kemeja kain polos yang ditutupi rompi kulit berwarna cokelat gelap, serta jubah panjang luar yang senada. Kacamata berbingkai perak tipis tetap bertengger di pangkal hidungnya, membuat penampilannya terlihat menawane sekaligus berwibawa seperti biasa.
10566 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai perlengkapan naik gunung
Baca
+Pustaka
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi

Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi

Dia hanya memanggil namaku pelan dari balik deretan bunga, "Dea" "Kami hanya ingin melihatmu. Melihatmu baik-baik saja sudah cukup bagi kami, kami nggak akan mengganggumu." Aku malas memedulikan mereka dan lanjut merawat bunga-bungaku. Setelah itu, mereka benar-benar menepati janji untuk tidak pernah muncul di hadapanku secara sengaja. Hanya saja, di depan pintu rumahku sesekali muncul buah-buahan musiman dan pakaian. Setiap kali hari raya atau hari ulang tahunku tiba, akan ada banyak perhiasan berharga yang datang.
9.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai perlengkapan naik gunung
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

tanya Vanya dengan muka berseri. “Tidak. Ayo naik!!” ajak Anthony yang menggunakan motor Trail berwarna hijau, penampilannya pun tidak kalah keren, dia memakai kaos putih dilapisi jaket kulit berwarna hitam dipadukan dengan celana jeans berwarna senada. Seberapa bucin Anthony untuk kencan kali ini ya??
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai perlengkapan naik gunung
Baca
+Pustaka
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

protesnya lagi. "Zaki, apakah kamu tadi tidak dengar apa kata juru kunci gunung di sini, para pendaki dilarang keras mendaki di malam hari. Selain berisiko binatang buas kono katanya gunung inipun rawan sekali dengan kejadian-kejadian mistis!" jelas Angga, lelaki berwajah tampan yang tidak lain adalah pemimpin dari para pendaki itu. "Ah, kamu terlalu percaya dengan hal-hal seperti itu!" decak Zaki membuang wajahnya dari tatapan Angga.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 932 kali sebagai perlengkapan naik gunung
Baca
+Pustaka
Kaisar Puncak Naga

Kaisar Puncak Naga

Wajah wanita itu menunduk penuh kesedihan dan melanjutkan pekerjaannya. Namun, mata Jing Ling tiba-tiba tertuju pada gunung tumpukan pakaian yang sedang ditata oleh wanita itu. "Bibi, untuk apa semua pakaian itu? Aku ini bukan pergi untuk bertamasya, tapi untuk berlatih dan aku tidak butuh baju yang terlalu banyak. Itu akan sangat merepotkan!" Jing Ling menghentikan tangannya sejenak. "Bibi," katanya sambil mengerutkan alis. "Untuk apa semua ini? Aku pergi bukan untuk berlibur. Tidak perlu membawa pakaian sebanyak ini."
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai perlengkapan naik gunung
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Dear para pembaca, mungkin kisah ini terkesan lambat, karena memang sengaja diatur demikian. Jadi jika sekiranya membosankan, itu adalah hal yg wajar. Kisah ini tidak terburu2 dalam setiap tahapan yg MC lalui saat meningkatkan kemampuan serta tidak langsung jadi 'over power' dalam beberapa bab saja
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status