Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dosen Penyewa Rahimku

Dosen Penyewa Rahimku

Dengan tergagap-gagap, gadis itu bangun dan meraih benda pipih tersebut. Ternyata, ada panggilan telepon dari Timur. Hah, apalagi yang diinginkan dosen gila itu? Philia merasa enggan untuk mengangkat panggilannya. Namun jika diabaikan, mungkin pemuda itu akan mengamuk tak tahu diri seperti tadi. Dan dengan terpaksa, Philia pun menggeser tombol hijau. "Halo," sapa Philia dengan suara serak khas bangun tidur.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as pick up the phone
Read
+Library
Married with My Best Friend (INDONESIA)

Married with My Best Friend (INDONESIA)

“Tapi, kalau aku menelepon sekarang, apa yang harus kukatakan? Apakah aku bisa sendiri tanpa Ridan?” Sambil mengetuk-ngetuk telunjuk di sudut ponsel, Vela menunduk mencari solusi. Usai mengembuskan napas cepat dan menegakkan pundak, ia akhirnya menekan tombol dan menempelkan ponsel ke telinga. Tiga detik, lima detik, nada sambung terus mengisi penantian. “Kenapa enggak diangkat?”
10113.0K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as pick up the phone
Show Reviews (40)
Read
+Library
Pixie
Dear Wise Reader, Terima kasih sudah mengikuti cerita Vela dan Ridan. Semoga kisah mereka berkesan dan bermanfaat, ya. Jangan lupa baca cerita Max Gaby, karya kedua Pixie di sini dengan judul CEO's Love in Trap. Dijamin gak kalah seru dari romantisnya Vela Ridan deh. 21+ only Sehat selalu guys!
Ruby♡
Plotnya bagus banget thorrr, makin penasaran dengan kelanjutan ceritanya ♡♡♡ Guys jangan lupa mampir di ceritaku berjudul "Hello Ms.Joa!" Genre: Romance, Manipulatif, Mafia, Crime, Mystery. Semoga terhibur ya~~~...
Read All Reviews
LOG PANGGILAN YANG LUPA DIHAPUSNYA

LOG PANGGILAN YANG LUPA DIHAPUSNYA

Kumiringkan posisi lalu menekan tombol lampu agar bisa padam. Kucoba memejamkan mata, tapi tiba tiba ponselku menyala. Kupikir Mas Adit, ternyata dia adalah Arga, kumatikan benda itu lalu mengembalikannya ke atas meja, aku lebih baik cuek saja. Tring .... tring .... "Halo!" aku yang dongkol malas sekali menjawab panggilannya. Andai nomor telepon ini tidak terhubung dengan akun pekerjaan dan email pentingku, tentu sudah kuganti nomornya sejak jauh-jauh hari.
1017.1K viewsCompletedAdded to Library 668 Times as pick up the phone
Read
+Library
Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Violet bertanya, "Mungkin kebetulan dia nggak melihat teleponmu?" "Nggak mungkin! Papi nggak pernah jauh-jauh dari ponselnya. Semalam dia nggak mengangkat teleponku. Besok paginya seharusnya dia meneleponku kembali! Tapi, ketika aku meneleponnya sekarang, dia masih nggak mengangkat teleponku!" "Kalau begitu, telepon ke rumah!" Jacob langsung mengeluarkan ponselnya. Dia menelepon telepon rumah. Nada sambung hanya berbunyi sekali sebelum ada yang mengangkat telepon di ujung. "Halo, ini Kediaman Knowles."
9.7793.5K viewsCompletedAdded to Library 22.2K Times as pick up the phone
Show Reviews (159)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Perjanjian Kontrak dengan Tuan Presdir

Perjanjian Kontrak dengan Tuan Presdir

Bagaimana kalau telpon itu penting? “Gue ambil aja deh,” ucapnya seraya mengambil ponsel itu yang ada di saku celana. “Sial, ternyata nyokapnya? Tau gitu nggak gue ambil,” sesalnya yang tak ada pilihan lain selain mengangkat telpon tersebut. “Halo, Ma, maaf, ini Haruna.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as pick up the phone
Read
+Library
Istri Kontrak Tuan Sultan

Istri Kontrak Tuan Sultan

Lupa diisi daya. Sultan melirik singkat. “Lain kali, jangan sampai hal kecil seperti ini membuatmu tidak bisa dihubungi.” Queen hendak meraih telepon meja. Tangannya sudah terulur, tapi Sultan lebih cepat bergerak. Dengan tenang ia menekan tombol line 2, lalu menyalakan loudspeaker. “Jangan,” Queen sempat menahan, tapi sudah terlambat. Suara Kai langsung terdengar, jelas dan tergesa-gesa. “Kak! Kak Queen! Tolong jawab, Kak!”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as pick up the phone
Read
+Library
Kesetiaan di Antara Pengkhianatan

Kesetiaan di Antara Pengkhianatan

Batinnya. Satu, dua, tiga, hingga empat kali ponselnya masih berdering dengan nomor yang sama. Dengan sedikit ragu, Ina meraih ponselnya dan mengangkat telepon itu. Tidak ada suara. Hening. Ina menghembuskan napasnya, sebelum membuka suara. “Halo....” Diam tidak ada jawaban, membuat Ina berniat untuk menutup teleponnya.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as pick up the phone
Read
+Library
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

Nada deringnya nyaring, berulang-ulang, membuat jantung Sekar ikut berdegup. Nomor asing. Ia menunduk, ragu. Awalnya ia mengabaikan, tapi telepon itu kembali berdering—untuk ketiga kalinya. Sekar menggigit bibir. Nomor asing tidak mungkin menelepon terus kalau bukan penting. Dengan tangan bergetar, ia meraih ponsel itu dan menekan tombol hijau. “H-hello?” suaranya pelan.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as pick up the phone
Read
+Library
Mantan Posesif

Mantan Posesif

umpat gue Gue mikir sebentar, "kalau misalnya ini adalah nomor handphone keluarga gue, atau bahkan ini memang telepon penting, kan gak bagus juga gak gue angat." "Angkat aja kali ya?" Gue pun memutuskan untuk mengangkat telponnya. "Halo? Ini siapa ya?" tanya gue dengan lembut. "Ini.... gue" ucap seseorang dari sebrang sana. Suara yang familiar dan gue kenal betul meskipun melalui telepon, suara Winanta. "Hah... ngapain Lo nelpon? Udah ya, gue mau tidur"
103.1K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as pick up the phone
Read
+Library
GREET'S WILDEST DREAM

GREET'S WILDEST DREAM

Aku mengigit bibirku berperang batin. Tidak...tidak!! Aku harus membuka lembaran baru tanpa pengaruh dari siapapun. Suara telepon berdering membuat kami terkejut. "Halo.." mba Luna mengangkat ponselnya dengan semangat, aku dapat menebak itu telepon dari siapa. "___________" "Oh, oke.. kamu ga mau turun dulu?" "___________" "Oke. Ya udah. Nanti aku tunggu di lobby."
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as pick up the phone
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status