Kisah Tukang Pijat Tunanetra
Saat dia menoleh, aku langsung memasang tatapan kosong dan meraba-raba tubuh Siena.
Berdasarkan pengalaman kemarin, aku sudah cukup paham titik-titik sensitif pada tubuhnya.
Aku melakukan pemanasan sederhana, lalu memulai pertunjukan yang sebenarnya.
Siena terus mendesah karena sentuhanku, sampai akhirnya dia berbalik dan menekanku ke meja pijat.
Aku sangat terkejut.
Meskipun aku pernah membayangkan Siena sebagai objek fantasi dalam mimpiku, aku benar-benar tidak berani untuk melakukannya di kenyataan.