Jejaka Emas
Jejaka memegang tangan si gadis, "Kau pijat dan urut di bagian ini, supaya sisa-sisa racun keluar semuanya."
Gadis itu memejam mata. "Lakukan sendiri, kamu lebih tahu caranya, toh kamu sudah melihat semuanya, buat apa aku harus malu-malu lagi. Lakukan saja."
Ia berdiam. Nafasnya mulai terasa panas. Larasati mulai terangsang birahi. Ia berusaha memikirkan hal lain untuk mengalihkan pikiran. Pijatan tangan Jejaka diatas payudaraya terasa begitu sangat nikmat sekali. Begitu nikmatnya. Sampai-sampai Larasati tak sanggup untuk menahan desahnya. Untung saja tiba-tiba Jejaka berbisik, "Sudah selesai, kamu tunggu di sini, aku mencari rumput obat, sebelum hari gelap."
Bab Populer