Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

Tetangga Sebelah Rumah Part 3 (POV ELLA) Pintu rumah Mbak Nina akhirnya terbuka. "Ada apa ya Mbak? ngetuk pintunya pelan aja, saya belum budek kok," sontak aku melotot mendengar ucapan Mbak Nina barusan, dasar tetangga aneh. "Maksud Mbak apa? kenapa pisang goreng yang saya kasih kemarin malah dikasihin lagi ke Pak Tarno? nggak sopan sama pemberian tetangga!" aku pun langsung memarahi tetangga baru itu.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
Ular Di Farji Istriku

Ular Di Farji Istriku

Aku berusaha menenangkan, dia menurut, lekas kutarik tangannya mendekati tangga rumah Pak Kusno. Perlahan aku menuntun Ratna menjejaki anak tangga yang sudah mengkilap, pertanda kayu yang digunakan untuk membuat tangga ini sudah berumur lama. Tak hanya tangga, tiang-tiang bulat penyangga rumah dan dindingnya pun tampak begitu klasik, berwarna coklat pekat kehitaman. "Assalamu'alaikum!" seruku seraya mengetuk pintu, bersamaan dengan itu kurasakan genggaman Ratna kian erat, tangannya yang lain meremas lenganku.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 571 kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

"Tapi, keranda kok di taruh dalam rumah?" "Emang begitu, kok. Lihat, rumah ini jendelanya sangat lebar, cuma ada dua di sisi kanan kiri. Pintu itu, kekecilan. Kamu pernah denger soal rumah yang ketika pemiliknya meninggal dunia, jenazahnya wajib di keluarkan melalui jendela, haram melewati pintu?"
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
Seribu Pintu Sindukala

Seribu Pintu Sindukala

Sambil mengumpat kata-kata kasar, Raesaka melanjutkan langkahnya kembali, dan tiba di ruangan segi delapan yang sama. Cahaya yang masuk ke ruangan itu lebih terang dan lantainya bersih. Di hadapannya, ada tiga pintu putih, yang mengkilat dan berukir mewah; aromanya pun wangi, seakan memberi tanda bahwa tidak ada yang layak melintasi pintu-pintu itu, bahkan Raesaka sekali pun, walau ia berseragam dan membawa simbol penegakan hukum. Tidak hanya mewah, pintu-pintu itu juga diliputi keagungan sekaligus keangkuhan. Dengan segala misteri di baliknya, ketiga pintu itu meninggi dan melengkung, seolah sedang menghakimi Raesaka dengan cara yang buruk.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

PRIA BUCIN YANG KERAS KEPALA Dengan langkah tegas penuh tekad Dirgantara mendekati pintu gerbang besi setinggi hampir dua meter yang terlihat masih terkunci. Suasana tampak sepi. Bahkan dari kisi-kisi pagar ia lihat pintu ruang tamu rumah kost tempat Lintang tinggal juga tertutup rapat. Seolah tak ada penghuni yang tinggal di rumah itu.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

jawab Ki Parma Tumpeng kala ditanya oleh Baraka. Sekarang Baraka sudah sampai ke lorong bertangga. Nah, lorong bertangga itu tembusnya ke kamar pribadi sang Ratu. Jumlah anak tangga ada tiga puluh dua. Sudah dihitung oleh Ki Parma Tumpeng. Pada anak tangga ke sepuluh dan kedua puluh ada jebakan kecil tapi bikin mampus orang, yaitu menyemburnya paku beracun dari samping tangga dan lobang di bawah anak tangga yang akan menjebloskan orang masuk ke sumur tua dalamnya bukan main. Tapi jebakan itu bisa dihindari Baraka berkat pelajaran dari Ki Parma Tumpeng.
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 763 kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
Silakan Ambil Suamiku, Mbak!

Silakan Ambil Suamiku, Mbak!

pintaku. Bersambung ...
1066.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Hingga, Blag Pintu yang terhubung ke arah ruangan tempat Toni bersembunyi kini terbuka. Hal itu membuat Toni yang berdiri kini duduk kembali dengan kedua tangannya yang menutupi mulutnya, kaki dan tubuhnya pun benar-benar bergetar hebat kali ini. Tap, tap, tap, Sebuah tangga kecil yang terbuat dari kayu yang menjadi penghubung antar rumah panggungnya dan ruangan itu yang tepat berada di bawah, membuat langkah kakinya terdengar jelas oleh Toni pada saat itu.
9.631.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 779 kali sebagai pintu tangga
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
ADDIVA

ADDIVA

Ternyata di balik lemari terdapat sebuah pintu dan anehnya, pintu itu hanya setengah. "Kenapa pintunya cuma setengah?" tanya Bara menatap heran pintu di depannya. "Yang membuat gue bingung adalah cara membuka pintunya gimana?" tanya Tika. "Bang, coba lo masukkan tanggal lahir Diva disitu," tunjuk Adit ke arah tombol yang berada di sebelah kanan pintu. Tanpa banyak bicara, Abang Justin langsung melangkah mendekat dan memencet tombol sesuai tanggal lahir Diva.
9.813.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
Foto Bayi di Ruang Kerja Suamiku

Foto Bayi di Ruang Kerja Suamiku

pintaku. Tania mengangguk setuju. Tanpa aba-aba kami memasuki pagar rumah yang tidak dikunci itu. Setelah melewati halaman yang tidak begitu luas, kami berdiri di depan pintu. Setelah menghela napas, aku mengetuk pintu rumah itu. Aku dan Tania saling berpandangan saat mendengar suara kunci rumah diputar. Sejurus kemudian tampak anak laki-laki berusia sekitar sepuluh tahun dari balik pintu. Dia memandangiku dan Tania dengan tatapan bingung. Tentu saja karena kami memang tak saling mengenal.
1024.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai pintu tangga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status