Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai
Aku baru bisa bernapas lega, meski dada terasa sesak.
Ironis…
Saat menandatangani surat cerai, kalau bukan karena Renata yang menyela, Tritan takkan semudah itu menandatanganinya.
Dan kini, kalau bukan karena Renata yang mengalihkan perhatian, aku pasti sudah ketahuan.
Perpisahanku dengan Tritan… diselesaikan oleh Renata sendiri.
“Isabel, waktunya pemeriksaan.”