Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikejar Cinta CEO Preman

Dikejar Cinta CEO Preman

Amarah Malik begitu meledak tak terkira hingga terus memaki dan menghina pria itu. Erlangga Yudistira, seorang preman yang mencintai Khanza Az-Zahra. Harus menerima pil pahit serta hinaan dari ayah Zahra, saat melamar dirinya dan ingin menikahi Zahra. Gadis cantik nan lembut yang mampu merebut hatinya.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

"Nah itu dia. Makanya aku bilang, si Sandi ini licik. Dia tahu cara main politik. Mentang-mentang bapaknya Jendral." Perasaan lelah yang sudah menumpuk sejak kejadian dengan preman Jarwo tadi sore kini bertambah berat. Adit memijat keningnya yang mulai berdenyut. "Yang penting, tenang saja, Dik. Nanti aku yang akan menanggung segala sesuatunya. Toh di café juga ada CCTV. Polisi bisa menilai sendiri siapa yang salah.” "Tapi, ini anak pejabat tinggi. Bisa-bisa mereka putar balik faktanya."
10595.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.7K kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Pengawal Tampan

Satu Malam Bersama Pengawal Tampan

Lalu, untuk apa informasi itu? Jeremy dan Hakim Rustam adalah preman yang berbalut jas. Tentu saja mereka akan mempergunakan informasi tersebut sebagai alat barter dengan keluarga Trihadi. Reputasi keluarga Trihadi ditukar dengan kursi menteri. Pasti Jeremy Rustam dan Hakim Rustam merasa mendapatkan jackpot!
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Gelora Asmara Preman Kampung

Gelora Asmara Preman Kampung

Dirga mencoba untuk menasehati Benni. "Wajar dia takut dan khawatir kita apa-apakan. Kita kan preman kampung, tahu sendiri kalau sudah dapat predikat preman itu, ya jelas sudah dianggap memiliki sifat yang busuk. Sampah masyarakat konon ..." timpal Jojo. "Masalahnya, kita harus punya rencana yang matang. Dia juga harus punya tujuan yang tepat, mau kemana. Jangan sampai pada akhirnya dia luntang-lantung saat keluar dari sini," balas Benni.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Bukan Ibu Susu Biasa

Bukan Ibu Susu Biasa

“Aduh, Tante, preman itu sama kayak penjahat. Tante tak diapa-apain sama itu orang?” “Untung’e nggak.” Nalini menepuk-nepuk punggung tangan Minara. “Preman itu cuma bilang, kalo semalam dia lihat wanita pembawa sial itu lagi jalan sama laki-laki pakai kacamata di depan pasar. Terus hari ini, Tante pergoki dia lagi jalan sama laki-laki lain di rumah sakit. Laki-laki itu bawa mobil mewah.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

selak Rima menanggapi info yang kuberikan. “Iya, Rim, ini sudah yang ke dua kali dia bertindak seenaknya, kemarin bu Sunarni juga mengirim preman ke warung mbak, untuk meminta pembagian jatah dari pendapatan warung, mereka bilang jika keluarga mas Jazirah berhak mendapatkannya, karena ini harta bersama,” “Astaga, makin tua bukannya makin mendekatkan diri sama Allah, malah semakin menjadi-jadi saja kelakuannya, ayolah, Mbak, Rima bantuin kasih paham ke mereka, biar tau rasa sekalian,”
1061.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

sahut Rey kalem, sambil melirik 3 orang yang terlihat jerih saat dia tatap tajam. “Jagoan juga kamu, nggak usah kamu atur-atur kamu. Katanya kebal lagi! Padahal kamu bukan warga asli di sini!” cetus si bos preman sambil singkap bajunya, perlihatkan sebuah golok panjang di pinggangnya, yang di sini di sebut mandau. Kentara sekali si preman ini benar-benar anggap remeh kemampuan Rey. Rey tersenyum sinis saja, dia sama sekali tidak takut justru senang di remehkan.
1061.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Noda di Seragam Putriku

Noda di Seragam Putriku

"Dasar gobl*k! Bicara yang jelas!" "Kami memutuskan berhenti mencari mereka Bos." Preman itu merasa tersinggung. Dari awal Heru terus menyalahkan kerja mereka yang sudah maksimal. Padahal bukan salah mereka kalau sampai target hilang ditelan bumi. Mereka sudah berusaha sangat keras. Justru Heru lah yang harus disalahkan, kenapa tak menyewa agen CIA saja untuk mencari mereka. "Sebaiknya Anda menyewa agen pemerintah atau hubungi CIA saja." Suara preman terdengar melantur. "Kami berhenti."
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai politik jatah preman
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Leonicute
Novel kak Wafa Farha mah udah jaminan cerita2nya keren dan enak dibaca. Untuk cerita ini sesuatu yang lain dibahas. Kejadian ini bikin miris. Sang ibu tentu sedih dan shock menghadapi kejadian sang gadis jd bisa curiga sana sini. Ga sabar baca cerita selanjutnya.. Semangat tulis ceritanya kakak
siti_maysaroh93
Sedih kalo baca ini krn punya anak perempuan jga, memposisikan diri sebagai seorang ibu yg harus nerima kenyataan bhwa anaknya sudah dinodai oleh org terdekatnya. Banyak hikmah & pelajaran yg bisa diambil dari cerita ini. Jaman skrg pnya anak perempuan atw laki2pun harus ekstra jaga bgt..
Baca Semua Ulasan
Sentuhan Ajaib Mas Yanto

Sentuhan Ajaib Mas Yanto

bisik preman bertato leher dengan wajah yang sudah pucat pasi. Preman itu memegang erat pundak Slamet, bermaksud menyuruh Slamet diam sebelum nyawa mereka benar-benar melayang. Preman itu tahu persis siapa Bu Broto dan seberapa mengerikannya pengaruh wanita tersebut di pasar maupun di kepolisian. "Diam kamu, Met! Jangan nuduh sembarang!" timpal preman bertato itu lagi, makin panik melihat reaksi Bu Broto.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Dewa Perang

Pembalasan Dendam Sang Dewa Perang

Joseph melangkah sambil tersenyum miring, merasa dia telah memenangkan pertarungan. Lebih dari tiga puluh polisi berpakaian preman telah dikerahkannya ke tempat ini. Sekuat apa pun Morgan sekarang, mestilah dia tak akan bisa apa-apa. Joseph telah memberi lampu hijau kepada anak-anak buahnya itu unuk menggunakan senjata api apabila diperlukan.
8.9142.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai politik jatah preman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status