Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
StepLover

StepLover

Mulut berkata apa saja yang berhasil benak pikirkan, tapi Robert terlihat sangat santai layaknya apa yang sedang dia lakukan bukan masalah besar. Robert adalah seorang CEO terkenal yang sering menampakkan wajah di majalah, Candy berpikir imaje baik yang dia inginkan akan menyadarkan kegilaannya. Tapi sekali lagi, dia tidak perduli. “Itu yang ada di dalam benakmu?” Robert tertawa geli memberitahu, “Rahasia pelanggan terjaga sangat ketat di sini, tidak usah cemas.” Pria tinggi itu berguyon, tapi tidak berhasil menghibur Candy. Robert sudah sering ke tempat ini … dimulai dari kematian istrinya, di tempat ini pula ia bertemu dengan Bianca.
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 159 Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Ray mencoba melirihkan suaranya dan mendekatkan ganggang teleponnya ke mulutnya. "Siapa?" Suara dari seberang sana. "Aku Ray." "Oh, Ray. Bagaimana? Kau sudah melakukannya dengan lancar?" "Gagal total bos. Yang kena malah mantan istrinya. Maju kena mundur juga kena. Nembak mantannya kena. Aku juga yang kena polisi." "Tenang saja. Kabar-kabar, besok Robet pergi ke Singapura. Ini kesempatan aku."
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 167 Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
IBU ANAKKU YANG KUCERAIKAN

IBU ANAKKU YANG KUCERAIKAN

--- (Mansion Utama) Roberto masuk menuju ruang kerjanya dengan langkah kasar. Ia membanting semua dokumen di mejanya. Jika ia menyerahkan Rebecca pada ayahnya, Justin mungkin akan melenyapkannya demi menjaga nama baik klan di depan Ravenscroft. "Argh!" Roberto menjambak rambutnya frustasi hingga berantakan. Ia mengambil ponsel, tapi tepat saat jemarinya menyentuh layar, sebuah notifikasi muncul.
512 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
Boss Mafia, I Love You

Boss Mafia, I Love You

Robert mengangkat gelas tinggi mendetingkannya sebelum mereka meneguk minuman memabukkan itu. "Kau sepertinya sangat percaya diri dengan tujuanmu memanggil kami kemari Tuan Robert?" sahut seorang yang lain bernama Bruno. "Tentu saja, aku yakin delapan puluh persen apa yang aku rencanakan ini bisa berhasil dan mendapatkan keuntungan yang berarti untuk kita bertiga." "Maksudmu Tuan Robert?" tanya dua orang itu tidak mengerti. "Bekerja samalah denganku untuk meruntuhkan kepemimpinan keponakanku Allen, sebagai Bos Mafia paling berpengaruh di daratan sini."
9.9128.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
LELAKI PALING DIINGINKAN

LELAKI PALING DIINGINKAN

Ia harus memiliki tanah itu secara hukum agar ia bisa mengerahkan pasukan militer untuk mengusir Dave secara legal. Tak lama kemudian, mereka diantar menuju ruang kerja Walikota. Robert Alberto, seorang pria berusia 50 tahun dengan rambut putih yang menunjukkan kematangan politiknya, menyambut mereka dengan senyum formal. Robert tahu siapa yang berdiri di depannya—seorang milyuner dengan reputasi yang cukup misterius di Eropa. "Tuan Botticelli, kejutan yang luar biasa. Apa yang membawa Group Meco ke kantor kecil saya ini?" Robert bertanya setelah mereka duduk di sofa kulit yang mewah.
102.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 70 Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
Bangkitnya sang Menantu Benalu

Bangkitnya sang Menantu Benalu

Robert membuka pintu mobilnya, lalu berkata, “Selama ini aku dilayani oleh orang bawahan CEO. Nanti, begitu aku bertemu langsung dengan CEO, kalian semua akan bertekuk lutut di hadapanku. Termasuk kau, OB sok jagoan!” Ryan berkacak pinggang. “Jika kau tidak menemuiku di halaman depan, silakan kau tanya di resepsionis, saat itu supervisor Nano-ID sedang berada di mana. Dan kau harus mengukir namaku di batu supaya tidak akan pernah lupa. Namaku Ryan Vikes. Supervisor jabatanku.” Robert menyalakan mesin mobilnya. Diinjaknya pedal gas hingga ujung lobang knalpot mobilnya memuntahkan suara besar membahana.
1040.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 923 Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
Sang penguasa bijaksana

Sang penguasa bijaksana

Mereka berdua mulai memasang posisi bertarung. Ketika kedua tangan hendak saling beradu, pria besar bernama Robert memegang kepala mereka dengan cengkeraman yang super kuat. Dengan mudahnya kedua orang itu terhempas. "Maaf atas perlakuan tidak sopan dua anak buahku yang bodoh ini tuan," ucap Robert. Dia menundukkan punggungnya dengan penuh kesopanan. Meksipun wajahnya terlihat mengerikan, Robert memiliki tata kerama yang jauh lebih baik dari keempat lainnya.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 72 Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Posisi ketua ini menguasai hal-hal penting yang menentukan pembagian kepentingan di wilayah sekitar sana. Saat Roberto terakhir kali datang, dia bahkan sempat mengancam Marva. Untuk posisi ketua kali ini, Roberto jelas bertekad untuk mendapatkannya! Sayangnya, dia tidak tahu bahwa dirinya perlahan sudah menjadi boneka Bradford.
10270.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.1K Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
Posesif Sang Ketua Mafia

Posesif Sang Ketua Mafia

Ruangan itu berbau campuran aroma kopi yang sudah dingin, asap rokok yang tersisa, dan tegangan yang begitu pekat hingga terasa bisa disentuh. Rafael Valentino berdiri tegak di depan layar utama yang berukuran besar, kedua tangannya mencengkeram tepi meja kerja yang terbuat dari kayu jati tua. Wajahnya sedingin es, tak satu pun ekspresi terlihat meski detik demi detik berlalu tanpa kabar yang diharapkan. Hanya rahang yang terkatup rapat dan urat halus di leher yang sedikit menonjol yang mengungkapkan betapa besarnya kemarahan serta kekhawatiran yang ia tahan. Matteo berdiri di sampingnya sambil memegang berkas laporan yang terus bertambah tebal, sementara Leon sibuk berkomunikasi melalui rad
317 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

Seakan teringat sesuatu, ia menoleh pada seseorang yang masih duduk di stool bar, memunggunginya. Robert berbalik ke tempatnya duduk semula, setelah ia mengambil ponsel miliknya yang tadi terjatuh. “J,” panggilnya cepat. Lelaki berwajah penuh bekas luka itu menoleh santai. “Yup?” “Apa kau bisa membantu mengatasi situasi lainnya?” “Seperti?” Robert mengeratkan rahang. “Seperti melenyapkan orang.”
1092.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang posisi mc robert
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status