Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Terdapat sebuah wadah kecil dari anyaman janur yang berisi rangkaian bunga melati dan kantil. (Wangi sekali...) batin Kukuh sambil mendongak. (Sepertinya bunga di atas pintu ini masih sangat segar. Pasti baru saja dipetik dan diletakkan sore tadi. Bunga penolak bala... atau justru persembahan penahan energi?) Namun, segala analisa di kepala Kukuh hancur berantakan detik berikutnya.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Bos Mafia

Pengantin Pengganti Bos Mafia

Pertanyaan itu tidak dijawab oleh Lynette, dia lebih memilih mengamati keseluruhan ruangan dengan mulut yang terbuka. Perasaan tadi dinding ruangan ini berwarna putih gading yang telah kotor dan penuh dengan sawang, tapi sekarang malah berubah warna menjadi pink dengan corak bunga yang lucu. Jemari kurusnya menyentuh permukaan dinding dengan takjub. "Itu aku tempel pakai wall stiker, kau suka?" "Suka sekali! Ini seperti punya anak kecil, warnanya pink! lucu sekali!"
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Suami Bisu Sang Pelindung Nomor Satu

Suami Bisu Sang Pelindung Nomor Satu

"Dia sudah menganggap kita keluarga, buktinya dia pernah menolong Vania…" Denzel berjongkok, memungut sisa botol antiseptik yang pecah. Matanya menangkap sesuatu yang ganjil di dekat pintu belakang yang tercongkel: sebuah simbol bunga rose yang digoreskan di dinding yang menghitam. "Dia tidak membakarnya karena benci," gumam Denzel dengan suara rendah yang berbahaya. "Dia membakarnya untuk menghilangkan jejak sesuatu... atau seseorang."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Rahasia Nara

Rahasia Nara

Dan setelah 10 langkah dari area parkiran, kutemukan toko bunga yang dimaksud. Sebuah toko sederhana dengan papan nama berwarna kuning cerah. Tertulis di bagian atas di bawah atap bagian depan, ‘Toko Bunga Shangrila’. Di samping kiri dan kanan, terdapat pondasi dari besi yang dililitkan tumbuhan berupa sulur berwarna kehijauan. Pintu toko terbuka setengah. Menampakkan suasana bagian dalam yang juga penuh warna. Kaktus mini, mawar, anggrek, melati, bunga matahari, dan tanaman hias lain yang populer dan penampakannya sering terlihat di linimasa sosial media.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Takdir

Antara Cinta dan Takdir

Tiba-tiba aku mendapatkan ide. Aku keluar ruangan dan berjalan menuju gudang penyimpanan bunga. Lalu mencari pot bunga yang sudah tidak terpakai. Memasukkan segenggam tanah pada pot, lalu menancapkan bunga Lilala ke dalamnya. Aku juga menambahkan air dan pupuk agar bunga ini bisa hidup. Setelah selesai aku menaruhnya di jendela agar terkena sinar matahari.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Duda Anak Dua

Terpaksa Menikah Dengan Duda Anak Dua

Centini melempar pot bunga yang terbuat dari bahan kaca hingga pot maupun bunganya pecah berserakan di atas keramik. “Apa Angga telah mencintai wanita miskin itu? Tidak mungkin, dia pasti benar-benar memasang guna-guna agar Angga jatuh hati kepadanya!!!”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Because You Are Mine

Because You Are Mine

pada ponsel Ilham. Ilham menoleh ke arah Adel yang sedang menunggu hasil. “Gimana?” tanya Adel singkat. “Kata Bang Akmal, kuncinya ada bawah pot,” balas Ilham lalu menuju pot yang kemungkinan besar itu yang dimaksud. Pot besar yang ada di samping pintu, yang di tumbuhi bunga warna hijau menjulang tinggi sampai mengenai atap.
9.92.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Aku Menyukai Ayah Sahabatku

Aku Menyukai Ayah Sahabatku

melirik ayah sahabatnya dan kembali tertunduk sesaat meyakinkan sahabatnya, “itu aku gak sengaja tersandung pot.” Mitha heran kok bisa? Soalnya bagian pot sangat jauh dengan jalan dan kalau tersenggol seharusnya menempel ke tembok, kecuali melihat orang di balik tembok. “Hah? Ngapain kamu? Ngintip kah?” “Ah, apa sih aku cuma mau ambil bunga terus gak sengaja kesandung,” buru-buru menyangkal!
686 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

Levelnya belum bagus, tapi jika hanya untuk percakapan singkat seperti tadi, Ivy bisa menanganinya dengan mudah. Setelah mengucapkan terima kasih, Ivy beranjak ke toko yang lain, sambil menyedot minumannya dengan riang. Hatinya jatuh dengan sangat cepat pada sekumpulan penjual bunga. Mereka berkelompok, menjual berbagai macam bunga, mulai dari bunga potong yang wangi segar, sampai bunga mungil dalam pot. Tidak perlu lama. Ivy tertarik dengan pot mungil yang berisi bunga petunia berwarna ungu gelap. Bunga itu akan cocok diletakkan di jendela kamarnya.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Cat krem di dinding, pagar besi rendah, tirai putih yang bersih, semua seakan tidak berguna jika musuh sudah menandai teras dengan bunga kecil dan catatan dingin. Aku menelan ludah, suaraku tercekat. “Arga… ini bukan kebetulan. Ada orang yang tahu kita akan pindah, bahkan sebelum kita tiba.” Arga tidak langsung menjawab. Ia mengangkat pot magnolia mini itu tinggi-tinggi, meneliti bagian bawahnya. Tidak ada goresan, tidak ada tanda. Hanya pot plastik sederhana, tanahnya masih lembap. Tapi di situlah justru letak kejanggalannya, seperti hadiah manis dengan racun di dalamnya.
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai pot bunga dinding
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status