Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Benar, ada tanda khusus yang berbeda dengan undangan lain selain barcode yang dipindai. "Bapak Dewa dan Ibu Dara silakan masuk dan menikmati hidangan," ucap si penerima tamu mempersilakan. Lalu dia melayani tamu lain yang sedang antre masuk. Dewa merangkul pinggang Dara dan berjalan bersisian dengan sang istri. Mereka tampak begitu serasi. Apalagi senyum yang selalu melengkung di bibir keduanya.
9.8188.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

tegas Intan. "Bukan, kamu bukan Intan, kamu setan! Pergi dari saya!" Teriak Edwin. Intan lantas mengenakan pakaiannya lagi. Lalu mendekati Edwin. "Pergi kamu!" Teriak Edwin. Dia menimpuk Intan dengan botol lotion sampai mengenai lengan kanan Intan. "Ah, Mas! Apa-apaan kamu, aku ditimpuk sama kamu, sakit rasanya, Mas!" Balas Intan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
Dijatah Lima Juta

Dijatah Lima Juta

Dua tahun aku menikah, selama dua tahun itu pula aku menahannya, mencoba bertahan. "Iya, aku akui lima juta itu nominal yang besar untuk sebagian orang. Tapi itu hanya nominal Mas. Kamu memberi jatah lima juta satu bulan, kamu kira cukup untuk membayar semuanya? Hanya gara-gara gengsi dan mengikuti saran mama, kamu rela melakukannya dan membuat aku tersiksa. Lima juta untuk semuanya Mas. Bayar cicilan mobil kamu, belum lagi rumah, belum lagi makan dan keperluan rumah satu bulan. Belum lagi motor trail baru kamu itu. Yang ada kurang Mas. Tiga juta hanya untuk mobil Mas, belum lagi cicilan motor trail kamu itu sembilan ratus, belum lagi rumah tujuh ratus, belum lagi listrik, air sudah habis du
1013.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
Petaka Dua Garis

Petaka Dua Garis

Lelaki itu menatapnya dengan mata yang membulat bagai orang syok. “Mir ... ini dua. Dua!” Mas Yazid histeris. Suaranya kuat sekali. Dia mengacung-acungkan stik tersebut ke depan wajahku. Aku setengah tak percaya. Kusambar benda tersebut dengan penasaran dan menatapnya. Dua garis tertoreh di sana. Mataku membulat sempurna. Menatap tak percaya. Tak pernah aku mendapat alat pengukur yang menunjukkan dua buah garis seperti ini sebelum-sebelumnya. Jangan-jangan ... alat ini salah?
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 676 kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
Cincin Kedua

Cincin Kedua

Gambar sebuah tes pack bergaris dua. Hadduuh Sofian, Sofian.. Lanjut nggak Kakak-kakak??? 😘😘😘😘
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
MEMBALAS KESOMBONGAN IPARKU

MEMBALAS KESOMBONGAN IPARKU

Seketika netraku berbinar dan ucapan syukur terpanjat melalui bibirku ini. [Trx.Rek 110113322123543 20211015:22 xxx21277 Rp. 5.000.000,- 10.10.202115.01.32]
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
Dikira Sopir Melarat, Ternyata Konglomerat

Dikira Sopir Melarat, Ternyata Konglomerat

Ting Ponsel Edo dan sang wakil direktur berbunyi satu kali menandakan ada pesan masuk di sana. [Gaji kalian bulan ini dipotong 50%!] Keduanya melongo, dan tawa itu seketika memudar.
9.6166.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
Janji Kedua

Janji Kedua

"Aku mempelajari semuanya dan menggunakan uang usahamu bergantian. Kamu nggak perlu memakai uang tabunganmu." Satrio tercengang mendengar penuturan Ocean. Sepanjang yang dia ingat, tagihannya tidak pernah sedikit dan Ocean membereskannya dengan keuangan yang ada. Rasanya berat untuk memercayai pendengarannya, tetapi semua bukti yang disodorkan Ocean benar adanya. Satrio melihat lembaran bukti pembayaran yang dinyatakan lunas berikut nota pemesanan yang datang 2 hari setelahnya.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
Gadis Terabaikan

Gadis Terabaikan

Cepat bangun Ay : Whatt pak boss.. Ada apa sih bos nelpon nelpon Gaje Boss : Gaje kamu bilang buruan nanti malam kamu temani saya makan malam di Restoran HX Ay : Ya boss nggak bisa besok besok aja saya ngantuk banget Boss D : Oh kalau kamu ntar malam ga datang gaji kamu akan saya potong 50% Ay : What buset dah 50 % jangan dong boss . Iya iya saya datang alamat nya dan onkos nya dari boss lah masa dari saya yg benar aja pak boss
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

“Aduh! Lepasin, Bang!” Semua kepala menoleh. Seorang pria muda bertato sedang dipiting oleh lelaki bertubuh tinggi besar. Di tangan pria muda itu berjatuhan beberapa bungkusan cukup besar. Pasar seketika ricuh. “Jangan coba-coba mencuri dari orang yang sedang bekerja keras, Ja!” bentak lelaki tinggi besar itu. Ia mendorong si pencuri hingga terjatuh di tanah.
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai potongan 521
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status