DASAR BENALU!
Wajahnya pucat.
“Kamu kenapa, Nis?
“Mas ... aku ... aku ...,” kata Nisa ragu.
“Kamu sakit?”
“Aku ... kebelet, Mas....”
“Apa? Main lagi?”
“Bukan! Emm ... pengen BAB!”
“Apa? Emh, ya, udah sana!”
“Nggak bisa, Mas. Masa iya Mas lihatin aku BAB? Cepetan dobrak, dong, Mas. Percuma badan gede, dobrak pintu aja nggak bisa?” Nisa bersungut-sungut.
Hot Chapters