Jiwa Yang Terluka
"Kau tahu anak muda! Kalau tindakanmu barusan sudah membahayakan kakimu sendiri. Jika dibiarkan dalam kondiai seperti ini, dan malah kau bungkus menggunakan perban sialan itu! Maka tidak menunggu lama untuk proses pembusukan kedua kakimu akan cepat terjadi. Dan jalan satu-satunya untuk kau bisa selamat adalah dengan memotongnya!"
Mendengar luapan amarah wanita di depanya tidak membuat Ellea takut, berbeda dengan Alano yang menganga mendengar penuturan dari perempuan yang dipanggilnya tante. Dia tidak menyangka jika akan sefatal ini akibatnya jika luka itu tidak ditangani dengan tepat.
"Dan kau, Alano! Kenapa baru sekarang panggil tante? Luka ini sudah bukan luka baru, ini sudah lebih dari 24