Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

ucap Rain pelan, napasnya teratur tapi sorot matanya penuh kewaspadaan. “Garasi, dapur, ruang laundry, dapur bersih, ruang makan satu dan dua, ruang TV, tamu, tengah... clear. Tinggal kamar pembantu dan kamar tamu,” ucap Rain lagi, suaranya lebih berat, seolah bagian itu selalu membuat dadanya menegang setiap kali ia memeriksanya.
10488.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.2K kali sebagai private room
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

Tertera angka 7 pada pintu. Saat pintu dibuka, makin terpana lah kami dengan suasana kamar tersebut. Ruangan ini terasa sejuk, tidak sepanas saat di UGD, padahal sekarang bisa dibilang tengah malam. Di dalam ruangan itu terdapat 2 tempat tidur, satu khusus pasien dan satu lagi khusus wali pasien. Tempat tidurnya juga bukan dari brankar tapi seperti single bed. Televisi, lemari pendingin, sofa, lemari kecil dan kamar mandi dalam, semuanya ada di sana.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai private room
Baca
+Pustaka
Bertukar Pasangan

Bertukar Pasangan

Jade sedikit menyingkir dari pintu dan mempersilakan Dylan untuk masuk ke dalam room. Ternyata Jade reservasi private room untuk mereka. Ruangan itu cukup luas, dengan dinding yang dilapisi bahan peredam suara untuk mengurangi kebisingan. Di tengah ruangan, terdapat sebuah meja panjang yang dikelilingi oleh sofa empuk berwarna coklat tua. Di salah satu sudut, terdapat layar proyektor besar yang menampilkan lirik lagu, serta sistem suara yang berkualitas tinggi. Perlengkapan karaoke yang disediakan sangat lengkap, mulai dari mikrofon nirkabel hingga buku lagu yang berisi berbagai pilihan lagu dari berbagai genre dan era. Dylan duduk di sofa yang empuk, dia cuku
1085.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai private room
Baca
+Pustaka
Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Begitu keluar dari room ini, Mami Co senyum senang dan dia malah ikut antar Mey Lan dan Satria menuju sebuah kamar khusus, yang terletak di ujung bangunan THM ini. Bangunannya mirip kamar bidakan, dengan bayaran 200 ribu short time, tambah 150 ribu kalau nginap atau sampai siang esoknya. Mey Lan…malah ambruk di kasur, alih – alih mau melayani Satria, tapi pria ini senyum saja, dia malah asyik merokok dan dengan hati-hati keluar kamar ini dan jalan ke bagian halaman samping bangunan melihat - lihat situasi.
9.7598.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.6K kali sebagai private room
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Hatiku direbut Berondong

Hatiku direbut Berondong

“Rumah ini, sementara ini, adalah tempat pemulihanmu.” Rian menunjuk salah satu kamar di lantai atas. “Itu kamarmu. Kamarku di ujung koridor sana. Istirahatlah. Aku sudah siapkan teh hangat di meja dapur.” Aku mengangguk, lalu bergegas naik ke kamarku. Kamar itu luas, dengan ranjang berukuran besar, dan kamar mandi dalam. Aku merasa lega melihat pintu itu bisa dikunci dari dalam.
10913 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai private room
Baca
+Pustaka
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Mama tunggu depan gang, mobilnya udah jalan] kukirim pesan WA untuk mama. “Mbak Ufi, dandan sekarang, ya?” Ujar Putri MUA yang aku pesan. Aku mengangguk. Ternyata private room yang dibooking Ruly ini cukup luas dan lengkap. Ada kamar make up, ruang istirahat pengantin dan sebuah mini hall yang cukup untuk menampung sekitar 50 orang.
9.35.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai private room
Baca
+Pustaka
Rahasia Istri Yang Disakiti

Rahasia Istri Yang Disakiti

Tidak ada lagi tirai tebal yang dulu selalu tertutup. Tapi tubuhnya mengingat. Langkahnya melambat ketika ia berhenti di depan pintu kaca buram di ujung lorong. Ruangan itu sekarang bernama Meeting Room 12-C. Sederhana. Anonim. Seolah tidak pernah menyimpan apa pun. Ia mendorong gagang pintu. Kosong. Lampu menyala terang. Meja panjang di tengah ruangan, kursi-kursi tersusun rapi. Tidak ada sosok menunggu. Tidak ada suara.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai private room
Baca
+Pustaka
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

Elak roomboy, tapi begitu melihat beberapa lembar uang warna merah, dia langsung menyanggupi untuk mencari tahu. “Duit ini buat kamu kalau infonya sudah ada.” ujar sang tamu. Satu jam kemudian roomboy itu datang lagi. “Suite room, lantai 4, nomor 2.” gumam roomboy itu. “Ada beberapa orang yang datang bareng dia, mereka di Family room dengan twin bed, lantai 4, nomor 12.” “Apakah dia lagi ada di kamarnya?” tanya sang tamu.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai private room
Baca
+Pustaka
The Seductive Revenge

The Seductive Revenge

Kamu akan mendapatkan kepuasan bercinta yang luar biasa jika mau bersabar sebentar,' batinnya sambil terkekeh dalam hati. "Apa itu?" Tanya Jelita. Sudut bibir pink pucat itu sedikit menekuk ke atas, menciptakan senyum paling samar yang bahkan tidak disadari oleh Jelita. "Kita ke Love Room," jawab Dexter dengan senyum penuh arti. Seketika Jelita pun menelan ludahnya. Love Room, adalah sebuah kamar besar yang tersembunyi yang selalu ada di dalam setiap rumah milik Dexter.
9.855.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai private room
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Black Aurora
Buku ini pernah tayang di novelme bbrp tahun yg lalu dengan nama penulis Aswa Antari, namaku yg dulu. Dan menjadi salah satu buku awal2 nulis di platform. Jadi harap maklum kalau penulisannya agak kacau ya ... kisah dimulai dari saat Jelita remaja, hingga saatnya nanti bertemu Dexter di usia dewasa.
Vella Febrian
tor terima kasih bnyak sudah mnyajikan karya semenarik dn sebagus ini,sprti biasa karya2mu gak usah diragukan lagi..yg prnh bca novelmu pst akn sll ketagihan,dn honestly crtamu yg ini mlebihi ekspktasiku krn emg sekeren itu..smpe ktmu lgi dicrtamu yg lain yah tor,aku sll mnantikannya
Baca Semua Ulasan
MALAM PERTAMA DENGAN BOS MAFIA

MALAM PERTAMA DENGAN BOS MAFIA

Sepertinya dia malas untuk berbicara lagi. "Mari!" ajak Iqbal kemudian. Aku dan Bapak mengikuti pemuda bercelana robek-robek itu. Kami keluar dari ruang kerjanya Rain. Kaki kami melintasi sebuah ruangan panjang. Ada sebuah meja biliar lagi di ruangan ini. Ada juga satu set sofa minimalis di depan televisi. Di ujung ruangan terdapat minibar. Gelas-gelas panjang terlihat menggantung indah. Sementara di rak kaca buffet aneka botol minuman berjejer rapi. Sepertinya ini ruangan bersantai para preman itu.
9.933.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai private room
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status