PENYESALAN
"Alhamdulillah lancar, Nadia. Sebentar lagi mau ada pameran nih. Jadi aku harus persiapan dulu. Aku tutup panggilan teleponnya sayang. Kamu yang kuat ya. Aku yakin kamu pasti bisa lewati ini semua."
"Iya. Terima kasih banyak Mirna."
***
[Bu, data-data yang ibu inginkan sudah saya dapatkan] tulis sebuah pesan dari nomor Roni.
Dia melampirkan data-data Andin, mengenai tempat tinggalnya, alamat dia bekerja, tanggal lahir, hobi dan kesukaan, hingga semua yang dia benci. Lalu orang-orang yang berada di belakangnya. Roy Abraham, seorang pengusaha sukses yang sudah punya istri dan anak. Dia yang menyokong semua kebutuhannya, karena diduga ada hubungan terlarang diantara keduanya. Roni juga mengirim
Hot Chapters