Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sumpah Yang Membangkitkan Pembalasan Dendam

Sumpah Yang Membangkitkan Pembalasan Dendam

ujar si mbok. "Huh, ayah paling bisa ngancem aku pakek si mbok, ngapain juga harus marahin si mbok kalo aku nggak mau turun. Ayo bi, aku juga mau lihat apa yang bakalan terjadi kalau kita turun," ajak Emily.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang provocation
Read
+Library
Revenge

Revenge

kata Wira mendahului sebelum Sangka sempat membuka bibirnya. “Ini sangat lucu. Proposal profesional akan memberikan data serinci mungkin untuk menarik investor. Bagaimana mungkin kami akan tertarik untuk menanamkan modal untuk proyek yang tidak jelas juntrungnya?” Bintang melempar kenyataan yang membuat Sangka semakin diam. Wira diam. Tak bisa lagi mengatakan bantahan. Proposal yang mereka bawa memang dikerjakan dengan terburu-buru. Sehingga banyak celah untuk dibantai.
104.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 150 Beses bilang provocation
Read
+Library
Invitasi

Invitasi

“Kalau begitu alasan pengunduran dirinya menjadi jelas.” “Eh?” “Di balik keputusan yang tiba-tiba, pasti ada yang memprovokasi dari belakang. Provokasi yang mungkin Tami sendiri enggak sadari.” Laisa tersenyum seolah dapat memahami apa yang Tami alami. Dapat melihat situasi yang terjadi saat itu. ×××××
9.910.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 308 Beses bilang provocation
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Buktinya, melirik sejenak setelahnya mengabaikan lagi. “Kau nggak ada niat mengubah pribadi jadi baik kah?” Aruna geregetan melihat siswa pembangkang. Ah lupakan, kalau diperhatikan lebih jelas kondisi Arsen saat ini—seperti mengalami tekanan hidup. Melepas stress dengan cara merokok, selain berkelahi. ‘Semakin akrab kah? Kuharap iya, karena ini sangat bagus. Lagi pula, kalian baru ketemu juga sudah terlihat cocok—sama-sama dari kalangan atas yang pas.’
106.0K viewsOn holdIdinagdag sa Library 202 Beses bilang provocation
Read
+Library
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Gerakan itu membuat kancing kemejanya semakin tertarik, menyingkap belahan dadanya yang putih dan padat hingga puncaknya nyaris tumpah. Dalam hatinya, Wulan harus mengakui bahwa strategi provokasi Ano benar-benar senjata mematikan untuk menarik mangsa tanpa tanpa membuat mereka curiga.
5.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 106 Beses bilang provocation
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Itu saja. "Apaan sih, gue gak sial. Elo aja yang terlalu mikirin. Cuma saran gue, lain kali, lo lebih ati-ati aja sih kalau ngapa-ngapain. Jadi, gak bakal ada kejadian kayak gini. Gue sih gak masalah, tapi elo yang nantinya bakal nyalahin diri lo sendiri kayak gini," ujar Adrian, membuat Cecil, akhirnya bisa berdamai dengan dirinya sedikit demi sedikit.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 124 Beses bilang provocation
Read
+Library
Revenge

Revenge

ujar wanita sadis ini. Breeet! Wanita sadis ini merobek kemeja putih Claudia yang memperlihatkan tubuh atasnya yang masih tertutup bra berwarna hitam. "Dasar pelakor ...! Memakai bra hitam seksi untuk memikat Jansen!" kata wanita sadis ini yang juga menarik bra hitam ini hingga putus. Terlihat tubuh atas Claudia yang putih mulus tanpa busana sekarang.
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 148 Beses bilang provocation
Read
+Library
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

“Jadi, ada pihak ketiga. Seseorang yang tahu persis titik lemah ego mereka. Seseorang yang sengaja menyiram bensin ke dalam percakapan yang seharusnya hanya sekadar tawar-menawar seni.” “Benar, Tuan. Dan bukan itu saja,” Axel melanjutkan, suaranya merendah. “Provokator ini tampaknya sangat memahami tata letak galeri. Keributan itu dipicu tepat di depan karya 'tamu kehormatan' milik Tuan Vincent, yang secara otomatis menarik seluruh massa ke satu titik sempit. Itu bukan kericuhan spontan, melainkan sebuah skenario bottleneck yang dirancang untuk menciptakan kepanikan massal.”
109.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 257 Beses bilang provocation
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

"Bapak sengaja duduk sedekat itu untuk melihat reaksi saya?" Khai tidak membantah. Ia justru bangkit berdiri, meraih botol pemberian Mao, dan memasukkannya ke dalam tas. "Dalam psikologi, kita menyebutnya provocation testing. Saya hanya ingin tahu sejauh mana seorang pengamat bisa mempertahankan objektivitasnya saat ruang personalnya diinvasi."
687 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang provocation
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status