Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pacar Pura-Pura

Pacar Pura-Pura

seperti indahnya bila matamu memandangku bait yang tergabung dari sebuah kalimat susunan kata ratomantis yang kuambil dari sebuah buku dimana pernah kamu kirimkan sepucuk surat cinta saat aku benar benar haus akan cintamu kaulah penawar dahagaku kaulah pelipur laraku kaulah penghias kehampaanku hingga seluruh rasa dan ragaku terbuai dengan angan dan khayalan mengharapkanmu selalu ada disisi disetiap detak jantung hidupku dan setiap hembusan nafasku” ucap Kevin yang membacakan puisi ini pada selingkuhannya ini Puisi yang di bacakan Kevin cukup bagus dan dia mendapatkan tepuk tangan dari para penonton dan juga pembawa acara yang menurutnya puisi yang Kevin bacakan tadi itu bagus, dan setelah i
109.8K viewsOngoingAdded to Library 273 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Dalam babak kedua, dewan juri menyediakan tiga kartu berisi kata. Peserta harus membuat puisi pendek dengan kata tersebut. Siapa yang paling cepat dan dalam maknanya, jadi pemenang." Kartu pertama dibuka. Kata sungai tertulis di sana. Begitu kata itu ditunjukkan, Shu Yi segera mengucap puisinya. [Sungai mengalir tak kenal lelah. Seperti hidup yang mengarunginya] Dewan juri mengangguk-angguk dan sepakat bahwa karyanya layak dipilih. Dengan demikian, dia dapat satu poin. Kartu selanjutnya dibuka. Kata Damai tertera jelas.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 729 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Inilah puisi yang akan ia bacakan di depan semua peserta lomba. [Terbangun aku di negeri asing tanpa peta, Di mana napas beraroma racun dan prasangka. Kulihat sepasang mata sehitam jelaga, Menatapku benci, sekaligus merengkuhku dari putus asa. Kau adalah rahasia yang dibawa angin senja, Lekas berubah arah, namun meninggalkan rindu yang begitu nyata....]
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 488 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Kesengsem Ajudan Caem

Kesengsem Ajudan Caem

Zufair : Kayaknya panjang ini. Raffan : Apakah dia akan membuat puisi? Ruben : Mungkin cerpen 500 kata. Riaz : Naskah pidato. Risnandar : Esai ulangan. Risbandi : Daftar belanja rumah makan. Rustam : Daftar menu pujasera. Rita : Daftar cicilan dandang. Roman : Daster. Rabiya : Kaus. Risvan : Baju kiddos.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Ia menatap setiap mahasiswa dengan lembut, memberikan ruang untuk mereka berpikir, merespons, dan menelusuri makna yang lebih dalam dari sekadar barisan kata. "Menurut saya," ujar seorang mahasiswi di barisan tengah, "puisi itu seperti lemari tua, ada banyak rahasia yang disembunyikan dalam tiap lacinya. Kita hanya bisa membuka satu-satu kalau kita cukup sabar."
1.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

“Ibu… Karya Mustofa Bisri. Kaulah gua teduh, tempatku bertapa bersamamu, sekian lama, kaulah kawah. Dari mana aku meluncur dengan perkasa, kaulah bumi, yang tergelar lembut bagiku, melepas lelah dan nestapa….” Qasam masih terus membaca puisi. Dan Habiba juga terus meremas tangan Husein. Jika satu jam ke depan Qasam masih terus membaca puisi, maka buku- buku tangan Husein bisa remuk dibikinnya.
9.8190.9K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as puisi 10 bait
Read
+Library
In Relationship

In Relationship

Seandainya . Guratan pena berisi puisi di selembar kertas menemani tangis Dinah hari ini. Puisi yang entah mengapa ia tulis sebagai bentuk lukanya saat ini. Dinah berharap ini mimpi, walaupun mimpi itu terlalu nyata untuk dianggap ilusi. Satu nama Untukmu yang kini tak lagi di sini Jangan khawatir tentang aku Percayalah, aku kuat
87.1K viewsCompletedAdded to Library 268 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
MELACUR KARENA TERPAKSA

MELACUR KARENA TERPAKSA

Beberapa bait puisi ditujukan untuknya. Mata gadis itu membesar ketika membaca tulisan di akhir kalimat. Bait terakhir dari tulisan terakhir. "Jangan pergi!"
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 466 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Tapi, yang jelas malah target saling membunuh. 🌫️ PUISI TERAKHIR Ong Kiat berjalan ke arah tebing. Salju di bawah kakinya berderak. Di tangannya, pedang masih meneteskan darah. Di dadanya, gulungan kertas puisi—yang tak pernah ditulis. Di kepalanya, satu kalimat terakhir: "Aku dapat 12 bintang untukmu. Tapi kau lebih memilih matahari palsu." Ia berdiri di tepi jurang. Badai makin kencang. Tapi ia tidak merasa dingin.
414 viewsCompletedAdded to Library 16 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Alisya

Alisya

Semaksimalnya untuk hasil terbaik. Denganmu, kami bisa melihat Dengan adamu, kami bisa membaca Dengan hadirmu, kami bisa berjuang Dengan sapaanmu, kami terhindar dari kegelapan LAMPU Puisi yang ditulis Aiys di rangkaian yang ia gambar. "TEEEEEEEETTTTTTT," bunyi bel dengan menandakan telah usai sesi dua. Juna, Aiys, dan Tasya segera mengangkat tangan dan kemudian mengemas barang-barang mereka. Sebelum beranjak mereka sempatkan berfoto dulu dan memfoto hasil karyanya.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status